KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar meminta ASN untuk mengingatkan masyarakat agar tak jenuh menerapkan protokol kesehatan. Dari data resmi Pemkab Karanganyar, saat ini kasus Covid-19 masih stagnan sebanyak 50 orang.
Hal itu disampaikan Kabid Kesehatan Masyarakat (DKK), Nuk Suwarni saat acara sosialisasi untuk ASN di lingkungan Setda dan Diskominfo, (22/3/2021). Menurutnya, meskipun banyak pasien yang sembuh, namun grafik penambahan kasus terindikasi mulai naik pelan-pelan.
“Jika dilihat di grafik, kasus Covid-19 naik secara pelan-pelan. Kenaikan kasus itu terjadi pada pasien rawat inap. Kalau untuk isolasi mandiri sedikit,” paparnya.
Dikatakan, gejala Covid-19 saat ini sudah bervariasi. Tak hanya tidak bisa mencium bau atau hilangnya indera perasa, namun juga bisa tiba-tiba panas, batuk, dan sebagainya.
“Yang prokes saja bisa kena apalagi tidak prokes. ASN kami harapkan dapat membantu sosialisasi agar Covid-19 dapat ditekan,” imbuhnya.
Nuk mengingatkan untuk tetap menghindari kerumunan, segera mengganti baju dan membersihkan badan sehingga benar-benar bersih usai bepergian, dan tak beraktivitas jika tidak sehat.
“Meskipun divaksin saya berharap tetap menjaga prokes 3M dan hindari 3K (kontak erat, kerumunan, kamar tertutup). Jangan berlama-lama di dalam ruang ber-AC. Jika ada di suatu tempat, buka jendela luas-luasnya, agar kasus Covid segera bisa menurun,” tandasnya.
Penulis: Hery Setiawan
Editor: WH/DiskominfoJtg
