GROBOGAN – Bupati Grobogan Sri Sumarni, mengapresiasi kerja wartawan saat melakukan peliputan di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Pasalnya seorang wartawan memiliki tantangan dan risiko cukup besar lantaran mobilitasnya cukup tinggi bahkan bersinggungan dengan banyak orang.
Pernyataan tersebut disampaikan Sri Sumarni, usai mengikuti puncak acara Hari Pers Nasional melalui video conference yang diikuti Presiden RI Joko Widodo, di ruang wakil Bupati Grobogan, Selasa (9/2/2021). Bersama Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Grobogan Wiku Handoyo dan pengurus PWI Kabupaten Grobogan, Sri Sumarni mengikuti jalannya acara hingga akhir.
Menurut Sri Sumarni, media massa memiliki peran penting dalam penyebaran informasi ke masyarakat, sehingga masyarakat dapat mendapat informasi yang akurat dan tepat, terlebih informasi terkait protokol kesehatan, dan vaksinasi dalam masa pandemi Covid-19.
“Selamat Hari Pers, semoga jaya selalu dan sukses terus untuk membantu Grobogan khususnya di pemerintahan, untuk melanjutkan pembangunan di Grobogan,” ujarnya,
Sri Sumarni mengungkapan, wartawan yang sering melakukan peliputan bahkan yang sering mendampinginya akan segera disuntik vaksin Covid-19. Lantaran kerja wartawan di lapangan saat pandemi Covid-19 cukup berat. Hal itu menurutnya sejalan apa yang tengah disampaikan Presiden Joko Widodo saat video conference.
Rencananya vaksinasi untuk wartawan dilakukan pada akhir Februari atau awal Maret tahun ini.
“Nunggu vaksinnya ada berapa kalau bisa yang wartawan sudah tahu dengan kita, nanti saya usulkan dengan dinas kesehatan yang sudah kerja bersama dan selalu mendampingi saya,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut Sri Sumarni, juga memberikan semangat untuk para wartawan, supaya tetap menghasilkan kerja jurnalistik untuk masyarakat dan pemerintah.
“Kita pemerintah belum sempurna, dengan (adanya) kritikan dan saran saya terima kasih sekali. Saya juga terima kasih selama ini (didukung) supaya jangan menyerah, tetap semangat, (meski) di masa pandemi. Saya tahu di lapangan, saya tahu (pekerjaan) panjenengan berat sekali, tetap menaati protokol kesehatan,” pungkasnya
Penulis : Ariyati/GemaBersemi
Editor: WH/Diskominfo Jtg
