Kader Kesehatan Juga Pahlawan

16 March 2020
yandip prov jateng

PURBALINGGA – Pahlawan kesehatan tidak hanya dokter, bidan maupun perawat, tetapi juga mereka yang berperan sebagai kader kesehatan. Hal itu disampaikan oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, di hadapan 443 kader kesehatan se-Kecamatan Kalimanah, Jumat (13/3/2020) di Lapangan Desa Kedungwuluh, Kalimanah.

“Panjenengan semua adalah pahlawan-pahlawan kesehatan Kabupaten Purbalingga. Jadi yang namanya pahlawan kesehatan tidak hanya dokter, perawat dan bidan tapi para kader kesehatan yang ada di sini juga termasuk pejuang-pejuang kesehatan Kabupatren Purbalingga,” kata Bupati yang akrab disapa Tiwi ini.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Kalimanah, drg Nur Syarifah Widiasih menyampaikan para kader kesehatan perlu diberikan refreshing, hiburan dan apresiasi khusus. Tujuannya, para kader kesehatan menjadi lebih semangat berperan aktif menjadi motivator, dan penyuluh kesehatan masyarakat.

“Selama ini kader kesehatan telah membantu menjembatani petugas kesehatan dengan masyarakat serta membantu masyarakat dalam mengidentifikasi permasalahan kesehatan di wilayahnya, sehingga dapat dipecahkan bersama baik dengan kemandirian masyarakat di bidang kesehatan, maupun puskesmas, dan lintas sektor,” ungkapnya.

Ditambahkan, dalam bentuk nyata, para kader kesehatan memiliki beberapa peran, antara lain membantu menurunkan Angka Kematian Ibu/Bayi (AKI/AKB), menekan dan mencegah stunting, menyelenggarakan posyandu dan deteksi dini, pemantauan perkembangan bayi/balita, melakukan kunjungan ibu hamil, ibu nifas, serta menjadi motivator pemberian ASI ekslusif.

“Kami berharap pembangunan kesehatan bisa terus didukung oleh semua pihak dan disengkuyung. Terutama menekan angka stunting, stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan), bisa berjalan terus tidak pernah berhenti karena PR masih banyak,” ungkapnya.

Penulis: Gn/Humas
Editor: Tn/Diskominfo Jateng

Skip to content