PURBALINGGA- Diklat dinilai sangat penting guna pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut disampaikan Kepala Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Kabupaten Purbalingga, Heriyanto saat membuka rapat koordinasi Analisis Kebutuhan Diklat (AKD), Kamis (7/2) di aula BKPPD.
Heri, begitu disapa mengatakan, diklat merupakan hal penting guna pengembangan kompetensi yang dimiliki ASN. Menurutnya, ada ASN yang memiliki kompetensi namun tidak seperti apa yang disayaratkan dalam aturan ASN. Oleh karena itulah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga diminta menganalisa kebutuhan diklat di satuan kerjanya.
“Melalui aplikasi si jari on AKD ini, masing-masing OPD diminta untuk memberikan analisis kebutuhan diklat pegawainya agar kompetensi yang dimiliki ASN semakin cakap,” kata Heri.
Aplikasi si jari on AKD diluncurkan BKPPD guna memenuhi tuntutan zaman yang serba menggunakan teknologi. Melalui aplikasi tersebut, diharapkan semua kebutuhan diklat OPD akan tersampaikan dan terpantau dengan baik sehingga akan tepat sasaran dan tidak membuang anggaran serta waktu.
“Kita ASN di lingkungan Pemkab Purbalingga juga harus melek teknologi termasuk dalam analisis hal tersebut. Jangan sampai kita gagap teknologi karena semua hal sudah menggunakan aplikasi sekarang ini,” ujarnya.
Dia menambahkan, tuntutan masyarakat di masa sekarang mengarah pada pelayanan publik yang prima. Oleh karena itu, Heri mengimbau kepada seluruh ASN yang ada di Purbalingga untuk selalu memiliki tiga kompetensi yaitu pengetahuan, attitude dan keahlian. Tiga kompetensi itu dinilainya mutlak dimiliki jika tidak ingin tergilas oleh persaingan zaman.
Acara tersebut diikuti 72 staf admin dan pejabat struktural di lingkungan Pemkab Purbalingga yang membawahi urusan kepegawaian.(KP-4)
