Semarang – Sebanyak 530 wisatawan mancanegara (wisman) dari Eropa yang datang menggunakan Kapal Pesiar MV Amadea berlabuh di Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang pada Minggu (3/2/2019). Para wisatawan asing itu diagendakan mengunjungi destinasi unggulan Jateng seperti Candi Prambanan, Candi Borobudur dan objek wisata lainnya.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kunjungan wisatawan asing ke Jateng tersebut memang sudah rutin dilakukan. Hal itu membuktikan bahwa perkembangan pariwisata Jateng semakin menarik.
“Namun saya pesan kepada Disporapar untuk tidak hanya mengajak wisman ke objek wisata terkenal saja seperti Prambanan dan Borobudur, mereka bisa diajak piknik ke banyak tempat wisata Jateng yang lainnya. Kan kita punya banyak destinasi wisata yang menarik,” katanya, saat menerima Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, di ruang kerja gubernur, Senin (4/2/2019).
Dia menunjuk contoh, mengingat pelabuhan tempat kapal bersandar berada di Semarang, setidaknya daerah di sekitar Semarang ditawarkan untuk dikunjungi wisman. Apalagi, dengan lancarnya transportasi saat ini, bisa juga wisatawan asing diajak berkeliling ke beberapa wilayah di Jawa Tengah.
“Dengan adanya tol sekarang Semarang-Solo kan hanya satu jam, maka bisa saja wisman itu digeret ke Solo atau kota lainnya. Kalau ini dilakukan, maka pariwisata Jateng yang lain juga akan terdongkrak,” imbuh mantan anggota DPR RI ini.
Selain itu, gubernur juga meminta para pegiat pariwisata, khususnya Disporapar Jateng, agar memperbanyak event dan promosi. Dengan begitu, wisatawan asing akan lebih lama tinggal di Jawa Tengah, karena hal itu bisa berdampak pada sektor lain, misalnya hotel, kerajinan, kuliner dan sebagainya.
Evaluasi terhadap kunjungan wisatawan, menurutnya, mesti dilakukan dan dilakukan pembenahan. Berbagai event yang menarik diperbanyak, promosi terus digencarkan, agar kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara di Jateng semakin tinggi.
“Yang paling penting saat ini, kita harus menunjukkan banyak destinasi menarik lainnya, tidak hanya yang mainstream dan yang besar-besar saja. Ada banyak saat ini pariwisata di Jateng yang sangat menarik dan dapat dipasarkan kepada wisatawan asing,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Disporapar Jateng, Sinoeng N Rachmadi mengatakan, sebanyak 530 wisman dari Eropa tersebut datang dari berbagai negara, seperti Jerman, Inggris, Belanda dan lain sebagainya.
“Rencananya bulan depan juga akan datang kapal pesiar yang sama untuk mengangkut wisatawan asing dari Eropa lainnya,” kata dia.
Sinoeng juga menyatakan siap menggencarkan promosi destinasi wisata lain kepada para wisatawan mancanegara. Ia membenarkan, selain Prambanan dan Borobudur yang sudah terkenal, ada banyak objek wisata lain di Jateng sangat bagus dan yang layak jual.
“Akan kami gencarkan lagi promosi-promosi objek pariwisata lainnya kepada para wisatawan,” tegasnya.
Disinggung mengenai target kunjungan wisatawan, pada 2019 ini pihaknya menargetkan 1,2 juta wisatawan asing datang ke Jawa Tengah. Sementara untuk wisatawan lokal, ditargetkan sebanyak 40 juta lebih.
“Kami optimistis target itu akan tercapai. Kami sudah siapkan sejumlah event, baik dari kabupaten/ kota, Pemprov Jateng dan event nasional,” tutupnya.
Penulis : Bw, Humas Jateng
Editor : Ul, Diskominfo Jateng
Foto : Disporapar Jateng

