PURBALINGGA, INFO- Hal tersebut disampaikan Dirut Angkasa Pura II Muhammad Awaludin pada acara tasyakuran dimulainya pembangunan infrastruktur Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) di Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja, Jumat (4/1).
Dia mengatakan, pengerjaan Bandara itu tidak ingin menyentuh waktu 24 bulan. Menurutnya, percepatan pengerjaan Bandara tersebut akan berimbas pada hal positif pada beberapa Kabupaten yang ada di sekitar Bandara khususnya Purbalingga dan umumnya Kabupaten eks-Karesidenan Banyumas.”Percepatan pembangunan ini agar dampak positif dari pembangunan Bandara bisa cepat dirasakan,” katanya.
Dia menambahkan, Angkasa Pura II sebagai operator Bandara di wilayah Indonesia bagian barat telah mengelola 16 Bandara di seluruh Indonesia dan jika BJBS terbangun, maka Bandara tersebut akan menjadi Bandara ke-17 yang dikelola. Dengan nilai pembangunan tahap I hingga Rp 350 miliar dengan panjang runaway 1600 m, Angkasa Pura II mentargetkan pembangunan Bandara rampung pada 2020 mendatang.”Tahap pertama dianggarkan Rp 350 miliar dan bisa bertambah jadi Rp 500 miliar tergantung dengan dinamika yang ada nantinya,” imbuhnya.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada TNI AU yang telah memberikan izin pengelolaan landasan udara yang akan dikembangkan menjadi Bandara komersial. Dia menyebutkan inisiasi pengembengan pangkalan udara TNI AU menjadi Bandara komersial telah dimulai tahun 2006 silam namun dengan segala dinamika yang ada, pengembangan tersebut baru terealisasi pada masa sekarang.
“Kami sampaikan terima kasih kepada TNI AU yang telah memberikan izin agar landasan udara tersebut dikembangkan menjadi Bandara komersial,” ujarnya.
Plt. Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi atau Tiwi yang menyambut kedatangan Dirut Angkasa Pura II dan Kaops TNI AU menuturkan, pembangunan BJBS akanĀ menhadirkan multiplier effect kepada masyarakat sekitar. Dia mengaku telah ada banyak investor yang menwarkan investasi di Purbalingga dan di sekitar Bandara seperti dari industri perhotelan dan sektor lain.
“Baru mau dimulai saja sudah ada banyak investor yang menawarkan investasi di Purbalingga terkait dengan pembangunan Bandara ini. Maka dari itu kita juga harus mempersiapkan semuanya dengan baik,” pungkasnya.
