CILACAP – Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap, Drs. Farid Ma’ruf mendorong perolehan zakat, infak, dan sodaqoh (ZIS) dari OPD jajaran Pemkab Cilacap pada 2019 mencapai Rp 5 miliar. Untuk itu, seluruh ASN wajib memiliki Nomor Pokok Wajib Zakat (NPWZ) paling lambat Maret 2019.
“Tolong dicatat, Kepala OPD, Camat, dan lainnya, paling lambat Maret 2019 ASN harus memiliki NPWZ. Nanti saya absen, mana yang sudah dan belum”, kata Sekda.
Dorongan ini disampaikan saat Sekda membuka Rapat Evaluasi Optimali ZIS yang digelar di Ruang Jalabumi Setda Cilacap, Jumat (28/12/2018). Disamping mengurus NPWZ, kepala OPD dan Camat juga diminta memperbaharui surat pernyataan kesanggupan optimalisasi ZIS di lingkungan masing-masing.
Wakil Ketua I Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap, Muchsin memaparkan, hingga 27 Desember 2018 total pengumpulan ZIS sebesar Rp 3.621.385.446. Jumlah ini masih ditambah saldo tahun 2017 sebesar Rp 659.853.165 sehingga totalnya mencapai Rp 4.281.238.611.
“Kalau dibandingkan dengan 2017, kenaikannya lebih dari 300 %. Pada 2017 perolehannya sekitar Rp 932 juta. Padahal targetnya hanya Rp miliar dari pemasukan ditambah saldo 2017 sekitar Rp 659 juta”, kata Muchsin.
Meski jumlahnya cukup besar, Muchsin menilai perolehan ZIS masih dapat dioptimalkan. Sebab belum semua ASN menunaikan zakat melalui BAZNAS Cilacap. Selain itu belum semua setoran ZIS masuk dalam Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) yang sudah online secara nasional.
“Sebabnya antara lain masih banyak UPZ OPD yang belum melengkapi data laporan setoran ZIS. Misal hanya jumlah uang, tidak dengan nama wajib zakatnya. Juga tidak dirinci apakah itu zakat atau infak”, terangnya.
Untuk meningkatkan kinerja, BAZNAS Kabupaten Cilacap bekerjasama dengan PT. S2P Cilacap menggandeng konsultan ISO 9001:2015. Apabila manajemen mutu tersebut dapat terlaksana pada awal 2019, maka BAZNAS Kabupaten Cilacap menjadi yang pertama di Indonesia menerapkan standar mutu tersebut.(dony/kominfo)
Foto : Sekda Cilacap, Farid Maruf (kedua dari kanan) didampingi Wakil Ketua I BAZNAS Cilacap, Muchsin (kanan) dalam Rapat Evaluasi Optimalisasi Zakat dilingkungan Pemkab Cilacap.
