PURBALINGGA- Pelaku industri dan UMKM di Kabupaten Purbalingga mendapat bantuan berupa alat produksi senilai ratusan juta hingga miliaran rupiah. Hal itu diketahui saat acara penutupan Purbalingga Fair 2018 yang dirangkai dengan penyerahan bantuan tersebut di GOR Goentoer Darjono Purbalingga, Sabtu sore (22/12).
Bantuan yang diserahkan Plt. Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi atau Tiwi itu merupakan fasilitasi bantuan dari Dinperindag Purbalingga. Bantuan senilai Rp 613.652.600 berupa mesin dan alat pengolahan kelapa gula kristal diterima KUB Central Agro Lestari Desa Bumisari Kecamatan Bojongsari.
Kepala Dinperindag Purbalingga, Sidik Purwanto mengatakan, bantuan tersebut diberikan dengan tujuan untuk stimulasi industri di Purbalingga. Menurutnya, pelaku industri akan berdaya lebih kuat jika pemerintah dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga hadir untuk memberikan intervensi.
“Semoga bantuan ini bisa menjadikan pelaku usaha lebih berdaya. Bantuan dalam bentuk barang seperti mesin dan alat produksi,” kata Sidik.
Dia menambahkan, bantuan tersebut berasal dari APBD Kabupaten Purbalingga dan APBD Provinsi. Total ada 15 KUB yang mendapat bantuan dengan nilai keseluruhan mencapai Rp 1,35 miliar. Tak hanya berasal dari APBD, bantuan itu juga berasal dari APBN Kementerian Perindustrian seperti yang diterima KUB Lingga Jaya Desa Grecol Kecamatan Kalimanah.
“Bantuan itu juga berasal dari APBN yang kami ajukan ke Kementerian Perindustrian. Semoga bisa bermanfaat,” imbuhnya.
Purbalingga Fair 2018 sendiri resmi ditutup oleh Plt. Bupati Purbalingga. Tercatat ada 75 stand yang mengikuti acara itu dengan berbagai macam produk yang ditawarkan. (KP-4)
