
SEMARANG – Bupati Semarang dr H Mundjirin ESSpOG nyanyi bersama, dengan penyanyi Campusari dan anggota Dewan Kesenian, dalam acara Live Musik Campursari Tirakatan Merti Bumi Serasi di Dusun Kepoh, Desa Pager Kecamatan Kaliwungu, Senin (12/3) malam.
Kaliwungu : Kita sudah diberikan rahmat nikmat, mudah-mudahan bisa menjadi masyarakat yang pandai mensyukuri nikmat. Terima kasih kepada Alim-Ulama para Kyai yang sudah mengamalkan Tahlil dan kalimat tahmid doa menyengkuyung dalam rangka peringatan HUT ke 497 tahun lalu berdirinya Kabupaten Semarang.
Ini kita sudah kedua kalinya Kirab Merti Bumi Serasi, dan kalau tidak salah sudah ke-5 kalinya kita memperingati Kabupaten Semarang di Dusun Kepoh, Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu,” dusun yang paling jauh.
Maka dari itu, terima kasih kepada Dewan Kesenian Kabupaten Semarang yang sekarang mencoba dilakukan lagi Napak Tilas yang akan dilakukan selama 2 hari (Desa Pager-Ungaran, Rumah Dinas Bupati) mulai besok, Selasa (13/3) pagi. Perlunya ya ngingatkan napak tilas, perlunya ya sejarah dulu, mengingatkan kita pada masa lalu, untuk menjaga Kabupaten Semarang.
Demikian antara lain disampaikan Bupati Semarang dr H Mundjirin ESSpOG saat acara Live Musik Campursari Tirakatan Merti Bumi Serasi di Dusun Kepoh, Desa Pager, Kecamatan Kaliwungu, Senin (12/3) malam.
Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka peringatan HUT ke-497 yang jatuh pada 15 Maret 2018, yang bertema, “Kita Tingkatkan Semangat Kerja Bersama Menuju Kabupaten Semarang Maju Matra (Mandiri Tertib Aman dan Sejahtera).”
Tampak hadir dalam acara yang digelar oleh Dewan Kesenian Kabupaten Semarang ini, Sekda Drs Gunawan Wibisono MM (yang akrab dipanggil pak Sony), Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Heru Purwantoro S Sos, MM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa Drs Prayitno Sudaryanto MM, para Kabag, Camat Kaliwungu Otter Sukamto SH dan Camat Susukan Eko Febriyantoro AP, MM, anggota Muspica serta Kades se- Kecamatan Kaliwungu.
“Terima kasih kepada Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Semarang Sarwoto Ndower dan kawan-kawan atas dilakukan lagi Napak Tilas sampai Ungaran secara estafet dari kecamatan ke kecamatan untuk mengingatkan kita kepada leluhur dan para sesepuh kita dahulu, untuk menjaga agar Kabupaten Semarang ada peringatan ini supaya lestari, guyub-rukun masyarakatnya,” sebut Bupati Mundjirin.
Usai sambutan Bupati, Dilanjut dengan acara penyerahan Tirta Aji (air dari 7 sumber) oleh Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Semarang Sarwoto “Ndower” kepada Bupati Mundjirin. “Bapak saya serahkan Tirta Aji ini untuk kirab Bumi Serasi. Mudah-mudahan tambah sehat tambah maju Matra, ” sebut Sarwoto Ndower.
“Terima kasih, jadi kita teruskan kirab ini kita bawa ke kepala Dusun dan kepala-kepala desa. Tapi maaf saya tidak bisa membawa sendiri, dan mau minta tolong kepada Ketua Dewan Kesenian Sarwoto dan rekan-rekan biar diarak sampai di Rumah Dinas Kabupaten, saya titipkan Ketua Dewan Kesenian Sarwoto yang nantinya akan diarak sampai ke Pendopo Rumah Dinas Kabupaten untuk penjamasan pusaka Kabupaten Semarang,” pungkas Bupati Mundjirin.
Pelaksana Kirab Merti Bumi Serasi Peringatan HUT ke 497 Kabupaten Semarang Sarwoto “Ndhower” dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan kirab merti bumi serasi yang ke-2, diikuti oleh perangkat merti bumi serasi tingkat Kabupaten Semarang berjumlah 50 orang, diantaranya 9 prajurit pengawal, dan lainnya punggowo kirab.
Kirab akan diawali serah terima di masing-masing kecamatan, seperti tahun lalu.
Start dari Kecamatan Kaliwungu yang akan dilaksanakan besok pagi (13/3) sekitar 07.30 wib, dengan diikuti para Kades, perangkat daerah, kemudian perangkat Desa dan masyarakat Kaliwungu, sampai di Kecamatan Susukan.
“Kemudian estafet hingga sampai nanti di Kecamatan Susukan, Susukan kemudian dilanjutkan sampai dengan Kecamatan Tengaran. Tengaran menyambung ke Kecamatan Getasan, Getasan – Banyubiru. Kemudian Kecamatan Sumowono, Kecamatan Bandungan, Kecamatan Ambarawa.” Terangnya.
Di Kecamatan Jambu, lanjutnya, nanti nginap 1 hari ada rangkaian Festifal, ke Jambu, sudah dilaksanakan 2 hari ini. Rencana dilaksanakan 4 hari. Disana ada kegiatan Saresehan Budaya yang nantinya juga ada lounching pembukaan Sinau Gratis Tata Krama dari teman-teman Guyub Serasi.
Dikatakan lebih lanjut oleh Sarwoto, kemudian di Kecamatan Sumowono, Badungan Ambarawa nantinya diikuti oleh 13 pasar. Ini adalah prakarsa dari Dinas Perindag, Koperasi dan UMKM, kemudian sampai di Kecamatan Bergas langsung menuju ke Barat melewati Langensari ke barat samapi di Nyatnyono kemudian, kita puter di Lerep Ungaran. Dilerep ada kegiatan yang lebih spektakuler. Karena disana nanti juga ada tampilan seni-seni daerah sejumlah 11 kelompo.
Dari Lerep kita langsung menuju ke Pendopo Rumah Dinas Bupati dengan harapan sampai jam 14.30 wib, dilanjutkan dengan jamasan pusaka.
“Jadi air yang kita bawa dari 7 sumber dari sumber pertama Kaliwungu nanti akan ditambah melalui kecamatan-kecamatan yang dilalui hingga finish di pendopo nanti, air itu adalah untuk syarat jamasan pusaka,” pungkasnya. (L)
