PMI BOYOLALI GELAR MUKERKAB 2017

20 February 2018
yandip prov jateng

BOYOLALI – Berdasar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Palang Merah Indonesai (PMI) Cabang Boyolali menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) 2017 di Wisma Kresna Pulisen Boyolali, Selasa (20/2). Agenda Mukerkab meliputi pembahasan dan penilaian pelaksanaan program kerja serta realisasi 2017. Selain itu juga diagendakan pembahasan rencana program kerja tahun 2018. Hal tersebut disampaikan Ketua PMI Boyolali, Cahyo Sumarso disela acara unsur pengurus PMI Kabupaten, utusan PMI tingkat Kecamatan dan sukarelawan tersebut.

“Maksud dari Mukerkab ini sebagai evaluasi kegiatan yang dilaksanakan tahun 2017 serta menyusun rencana program PMI tahun 2018,” terang Cahyo.

Mukerkab ini merupakan yang kali pertama digelar dalam kepengurusan PMI  masa bhakti 2017-2022 ini. Dalam organisasi sosial kemanusiaan yang dia pimpin, cahyo berharap dapat meningkatkan tanggap darurat kebencanaan dan menjalankan tugas rutin lainnya.

Dalam menjalankan tugas pokok PMI tersebut, pihaknya akan terus menjalin kerjasam dan koordinasi dengan berbagai pihak. Bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah dan masyarakat menjadikan PMI sesuai dengan visinya Berkarakter, Profesional, Mandiri dan Dicintai Masyarakat.

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Boyolali, M. Said Hidayat berharap PMI ke depan semakin baik. Langkah-langkah PMI secara keseluruhan di Boyolali sudah menunjukkan langkah yang baik dan terus meningkat dalam gerak kerjanya.

“Tahun 2018 ini marilah kita tingkatkan apa yang sudah dicapai pada tahun yang lalu,” terang Said.

Dalam hal urusan kemanusiaan, Wabup Said juga berharap bersama-sama didukung. Dengan kerjasama yang baik menjadi satu wujud dalam satu langkah kesiapsiagaan ketika masyarakat ini mampu menjaganya.

“Bergerak di wilayah sosial di wilayah kemanusian, inilah tanggungjawab kita bersama. Makan marilah kita bergerak bersama,” imbuhnya.

Satu hal yang perlu digarisbawahi dalam membina generasi yang menjadi bagian yang tanggap bencana. Karena jika terjadi bencana, yang harus berhadapan dan tanggap lebih awal merupakan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa satu unit mobil tangki air dari Pemkab Boyolali. Bantuan mobil tersebut diserahkan Wakil Bupati Boyolali dan diterima Ketau PMI Boyolali.

Skip to content