
PURBALINGGA – Jarak antar Desa di Kecamatan Karangjambu terkadang membuat akses pelayanan publik tidak berjalan maksimal. Hal itulah yang menyebabkan Pemerintah Kecamatan Karangjambu melakukan terobosan dengan cara jemput bola ke Desa-Desa. Hal tersebut disampaikan Camat Karangjambu Joko Wibowo saat memberikan sambutan pada acara pengajian akbar yang diadakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) Jumat malam (26/1) di Pendopo Kecamatan Karangjambu.
Joko mengatakan, keadaan Karangjambu yang berkelok dan berbukit serta jarak Desa dan pusat Kecamatan yang jauh membuat masyarakat masih merasa kesulitan mendapatkan akses pelayanan yang prima. Dia juga menyampaikan, transportasi umum masih menjadi kendala masyarakat di Kecamatan Karangjambu untuk sampai di pusat pelayanan.
“Masyarakat Desa Danasari menggunakan ojek menuju Kecamatan dengan membayar Rp 50.000. Hal itu memotivasi kami untuk melakukan jemput bola pelayanan publik terutama kependudukan seminggu sekali ke Desa-Desa yang ada di Kecamatan Karangjambu,” kata Joko.
Joko menambahkan, Kecamatan Karangjambu menjadi salah satu Kecamatan penyumbang angka kemiskinan tertinggi yang ada di Kabupaten Purbalingga. Namun menurut dia dengan adanya program-program yang digagas Bupati khususnya di daerah pinggiran, kemiskinan perlahan mulai terkurangi. “Program Rasbangga serta RTLH menurut BPS (Badan Pusat Statistik) Purbalingga telah mampu mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Purbalingga,” imbuhnya.
Disampaikan Joko, Puskesmas Karangjambu yang telah dibangun dengan menelan biaya Rp 6 miliar telah siap digunakan pada 5 Februari mendatang. Dia berharap akses layanan seperti kesehatan akan terjangkau dengan mudah tanpa harus menuju pusat kota sehingga tindakan pertama kepada pasien cepat tertangani.
Joko mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan program Bupati yang akan membangun dan memperkuat jalan Karangjambu-Ponjen Karanganyar. Dia berujar, Bupati bertekad menyambung akses jalan antar Kecamatan agar distribusi maupun akses lainnya bisa cepat tertuju. Seperti diketahui jalan Karangjambu-Ponjen merupakan jalan yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Karangjambu dan Karanganyar.
“Saya menyampaikan program Bupati yang akan memperkuat jalan Karangjambu-Ponjen. Jalan tersebut akan menjadi akses vital dua Kecamatan sehingga tidak perlu memutar jalan Karangreja, Bobotsari akan tetapi bisa langsung terhubung dengan Karanganyar,” pungkasnya. (PI-8).
