
SOLO – United Nations Children Fund (UNICEF) mengapresiasi kerja keras Pemkot Surakarta mengelola pusat layanan kesejahteraan sosial anak integratif (PLKSAI) dalam satu tahun terakhir. Karena itu, UNICEF menunjuk Kota Surakarta menjadi salah satu dari lima kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai Pilot Project.
Poin plus yang dimiliki kota Surakarta dalam pengelolaan PLKSAI antara lain dukungan regulasi yang dikeluarkan pemkot, keberpihakan anggaran, serta pendampingan yang intensif terhadap persoalan yang menimpa anak-anak.
“Apresiasi patut saya berikan kepada Kota Solo karena ini (akta kelahiran) sudah terpenuhi hampir 100% dari jumlah anak,” ujar Chief of Child Protection Cluster Unicef Amanda Bissex.
Selama satu tahun terakhir tercatat 76 kasus ditangani. Mulai dari anak yang enggan bersekolah hingga kekerasan seksual terhadap anak.
PLKSAI dipindah dari lantai dua kantor dispendukcapil kompleks Balai Kota ke kantor Dinsos di Jalan Slamet Riyadi. Kepala Dinsos Surakarta Rohana mengatakan PLKSAI akan akan dilayani lebih baik lagi, sebab kompleks kantor Dinsos akan dibangun tiga lantai.
