CILACAP – Sebanyak 1.438 orang sah menjadi aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Cilacap. Mereka diharapkan dapat memperkuat kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di kabupaten yang terletak di pesisir selatan Jawa Tengah tersebut.
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, berpesan kepada seluruh ASN baru tersebut untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai loyalitas, integritas, dan etika birokrasi.
“Mari kita bersama-sama mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, serta berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pokoknya di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pesannya, pada acara Penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kebutuhan Tahun 2024, dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) lulusan IPDN Tahun 2024 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, di Pendopo Wijayakusuma Sakti Cilacap, baru-baru ini.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cilacap, Budi Santosa menyebut, terdapat 1.438 orang yang dilantik sebagai ASN Kabupaten Cilacap. Rinciannya, 1.433 orang PPPK, 2 orang CPNS Purna Praja IPDN Angkatan XXXI, dan 3 orang PNS yang akan diangkat sebagai Pejabat Fungsional. PPPK tertua berusia 57 tahun 9 bulan dan termuda berusia 24 tahun 4 bulan.
“Adapun rincian PPPK, di antaranya 196 tenaga guru, 259 tenaga kesehatan, dan 986 tenaga teknis. Dari jumlah tersebut, terdapat 8 orang yang mengundurkan diri,” jelasnya.
Salah satu PPPK yang akan bertugas di Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Ari Widianto mengungkapkan, dia telah mengabdi sebagai pegawai honorer Kabupaten Cilacap selama hampir satu dekade.
“Alhamdulillah setelah mengikuti serangkaian tahapan dan menunggu sekian lama, hari ini saya dan teman-teman menerima SK PPPK dari Mas Bupati. Semoga bisa mendorong kami agar lebih giat bekerja untuk memajukan Kabupaten Cilacap,” ungkapnya.

Penulis: Pink/My. Kominfo Cilacap
Editor: Tn/Ul, Diskominfo Jateng
