Rajin Ngaji, Tangkal Pengaruh Negatif

  • 01 Feb
  • bidang ikp
  • No Comments

Cilacap Р Generasi muda paling rentan atau mudah dipengaruhi narkoba, radikalisme, terorisme, pornografi maupun kenakalan remaja lainnya. Namun beragam pengaruh negatif tersebut akan mental jika anak-anak muda bangsa membentenginya dengan ilmu agama yang kuat.

“Kalau kita rajin mengaji, menuntut ilmu dengan baik maka pengaruh-pengaruh negatif apapun tidak bisa menyerang. Semua menthal karena kita punya benteng kuat,” ujar Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo SH MIP saat memberi sambutan pada Sarasehan di Pondok Pesantren El Bayan, Majenang Kabupaten Cilacap, Kamis (1/2).

Sarasehan bertajuk “Aktualisaai Peran Pondok Pesantren Dalam Penanggulangan Kenakalan Remaja dan Penyalahgunaan Narkoba” itu, dihadiri Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman, Ketua DPRD Cilacap Taswan, perwakilan BNN Jateng, pengasuh ponpes, Forum Komunikasi Pemimpin Daerah ( Forkopimda) Cilacap, serta ribuan santri dan warga setempat.

Menurutnya, untuk mengantisipasi bahaya narkoba pornografi dan kenakalan remaja lainnya, ada banyak kurikulum yang sudah dibangun dan khas pondok pesantren. Terlebih para santri adalah anak-anak yang tawadhu, selalu menghormati para kiai. Dan di ponpes, ilmu agamanya menjadi yang utama mereka dalami.

“Artinya itu bisa menjadi benteng agar ketika ada gempuran-gempuran radikalisme, narkoba, pornografi dan pengaruh negatif lainnya mereka bisa melawan,” katanya.

Belajar mengaji dan sekolah di ponpes, imbuh gubernur, para santri seperti anak yang diimunisasi. Mereka menjadi kebal dan saat dilepas ke masyarakat bisa kuat karena mempunyai pemahaman ilmu agama dan pengetahuan lainnya. Sehingga tidak mudah dipengaruhi pemahanan atau ideologi yang menyesatkan.

“Keberadaan pondok pesantren sekaligus memberikan kontribusi membentuk karakter, sehingga mereka yang keluar dari sana kuat dan cerdas,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut gubernur menyerahkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng Rp 75 juta untuk pembangunan sarana prasarana Ponpes El Bayan. Kegiatan itu semakin semarak ketika orang nomor satu di Jateng itu berdialog dengan beberapa santri dan pelajar tentang bahaya narkoba, pornografi, radikalisme, dan pengaruh negatif lainnya.

 

Penulis : Mn, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng

Berita Terkait