Presiden Pastikan Dana KIP Cukup

  • 18 Jun
  • Prov Jateng
  • No Comments

Wonosobo РPresiden RI Ir Joko Widodo membagikan 1.054 Kartu Indonesia Pintar (KIP) kepada siswa yatim dari beberapa kecamatan se-Kabupaten Wonosobo di Gedung Sasana Adipura, Sabtu (17/6). Penerima KIP terdiri atas 432 siswa SD, 141 siswa SMP, 132 siswa SMA, 139 siswa SMK, lima siswa Kejar Paket A, 15 siswa Kejar Paket B, dan 3 siswa Kejar Paket C. 

Penyerahan KIP oleh presiden tersebut didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr Muhajir Effendy MAP, Menteri PU-PR Ir Mochamad Basoeki Hadimoeljono MSc PhD, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, dan jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah.

Di tempat terpisah, presiden juga membagikan 1.231 KIP kepada siswa yatim dari beberapa kecamatan se-Kabupaten Temanggung di Gedung Pemuda. KIP dibagikan kepada 425 siswa SD, 268 siswa SMP, 103 siswa SMA, 232 siswa SMK, 52  siswa Kejar Paket B, dan 151 siswa Kejar Paket C.

Presiden menegaskan, nominal KIP bagi siswa dari berbagai jenjang cukup untuk memenuhi keperluan sekolah mereka dalam satu tahun ajaran.

“Anggaran KIP untuk SMA/ SMK Rp 1 juta cukup nggak?” tanyanya.

Pertanyaan presiden pun kompak dijawab siswa SMA/SMK, “Cukup Pak. Terima kasih Pak Presiden”.

Jokowi kembali mengingatkan agar bantuan KPI benar-benar digunakan untuk membeli kebutuhan sekolah.

“Anggaran KIP boleh buat beli buku, tas, seragam sekolah, sepatu tapi jangan buat beli pulsa ya. Kalau ketahuan buat beli pulsa nanti KIP-nya dicabut,” pesan presiden.

Tak hanya membagikan KIP, presiden juga menguji bakat siswa.

“Ada yang pintar macapatan?” tanyanya.

Sejumlah siswi mengacungkan jari. Satu di antaranya Karren, siswi SMAN 2 Temanggung. Dengan suara merdunya, gadis berambut pendek itu melantunkan tembang Gambuh. Presiden dan rombongan serta hadirin pun dibuat terkesima olehnya.

“Karren tahu filosofi tembang Gambuh barusan?” tanya presiden lagi.

“Gambuh itu menceritakan kondisi seseorang yang ingin krama atau menikah Pak,” jelas Karren.

“Bagus sekali. Macapat itu salah satu budaya kita yang seharusnya semua orang tahu. Maka budaya itu harus selalu kita jaga,” pungkasnya.

 

Penulis : Ar, Humaa Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn

Berita Terkait