PKK Jateng Juara Umum Nasional

  • 04 Oct
  • Prov Jateng
  • No Comments

Semarang – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Tengah ditetapkan sebagai Juara Umum Nasional. Penghargaan diserahkan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri RI, Dr Nata Irawan SH MSi didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Pusat Hj Erni Tjahjo Kumolo, kepada Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Hj Atikoh Ganjar Pranowo, pada Penutupan Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Ke-45 dan Jambore Nasional Kader PKK Tahun 2017, di Hotel Mercure Jakarta, Selasa (3/10) malam.

Terpilihnya Jawa Tengah sebagai juara umum karena lima TP PKK yang ada di kabupaten/ kota berhasil mendapatkan penghargaan. Yakni, Kabupaten Magelang memperoleh Pakarti Utama I Tingkat Kabupaten sebagai Pelaksana Terbaik Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga/ KDRT, Kota Semarang (Pakarti Utama I Tingkat Kota Pelaksana Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga), Kabupaten Wonosobo (Pakarti Utama I Tingkat Kabupaten Pelaksana Terbaik Pemanfaatan Halaman Pekarangan/ Hatinya PKK), Kabupaten Purbalingga (Pakarti Utama II Pelaksana Tertib Administrasi), dan Kabupaten Karanganyar (Pakarti Utama III Tingkat Kabupaten Pelaksana Terbaik Inspeksi Visual Asam Asetat/ IVA Test). Selain itu, kontingen Jawa Tengah juga menjadi Juara II Kekompakan pada Parade Budaya Nusantara.

Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah Atikoh Ganjar Pranowo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh kader PKK di Jawa Tengah. Sebab, prestasi tersebut diraih karena kegotongroyongan, kepedulian, dan kerja keras para kader yang luar biasa.

Tidak hanya itu, imbuhnya, keberhasilan PKK tak lepas dari sinergi pola pembinaan yang baik antara PKK dan stakeholder, termasuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) selaku pembina, mulai dari tingkat dasa wisma, desa, kelurahan, kabupaten/ kota, hingga provinsi.

“Bagaimana pun, PKK bersifat gerakan. Jadi, sifat kegotongroyongan dan kesukarelaan para kader ini yang menjadi kunci keberhasilan PKK Jawa Tengah. Tidak ketinggalan pula apresiasi dan terima kasih untuk para SKPD yang telah bersinergi bagus dengan PKK,” beber dia, yang diwawancarai Rabu (4/10).

Ibu satu anak ini berharap prestasi yang telah diraih dapat memotivasi para kader untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam menyejahterakan keluarga melalui 10 Program Pokok PKK. Dia menunjuk contoh, Hatinya PKK melalui pemanfaatan pekarangan yang bisa mendorong terwujudnya kedaulatan pangan di tingkat keluarga. Setidaknya, dapat mengurangi biaya untuk pemenuhan kebutuhan pangan di masing-masing keluarga.

Kader PKK juga berperan dalam pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Sebab melalui kegiatan tersebut, masyarakat termasuk perempuan, diajak untuk berwirausaha dengan memanfaatkan potensi lokal, yang hasilnya dapat mendongkrak perekonomian keluarga.

Dalam upaya pencegahan potensi kekerasan dalam rumah tangga, terang Atikoh, PKK juga tidak tinggal diam. Para kader terus menyosialisasikan mengenai pencegahan KDRT di seluruh penjuru masyarakat. Pada aspek kesehatan, selain melalui pola hidup bersih sehat (PHBS), saat ini juga tengah digalakkan IVA Test agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan alat reproduksinya, dan sadar untuk melakukan deteksi dini kanker leher rahim.

“Jadi, PKK itu tidak hanya arisan. Banyak kegiatan yang dilakukan para kader PKK untuk menunjang pembangunan, misalnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan perekonomian keluarga, dan masih banyak lagi. Tapi, yang lebih penting lagi adalah upaya lebih meningkatkan ketahanan keluarga untuk terwujudnya generasi muda unggulan yang berkualitas,” tandasnya. (Ul, Diskominfo Jateng)

 

Foto : Dok. Kemendagri

Berita Terkait