Kelola Keragaman Budaya untuk Selesaikan Masalah

  • 13 Aug
  • Prov Jateng
  • No Comments

Semarang – Permasalahan yang dihadapi oleh bangsa dari segala aspek kehidupan sangatlah banyak. Karenanya, perlu segera ditemukan solusi agar permasalahan yang terjadi tidak menjadi konflik yang berkelanjutan. 

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP mengatakan aspek kebudayaan bisa menjadi salah satu jalan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di bangsa ini baik itu masalah ekonomi, perdagangan, industri, ketahanan dan kestabilitas nasional, maupun pangan. Hal ini karena kebudayaan yang dimiliki Indonesia sangat beragam dan mengakar kuat dalam kehidupan masyarakatnya.

“Benturan-benturan peradaban yang kencangnya minta ampun ini, kayaknya kita mesti punya pegangan yang paling kuat dan berkompromi atas budaya yang ada di sini,” katanya saat menghadiri Sarasehan Menuju Kongres Kebudayaan di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (12/8).

Menurut Ganjar, keragaman suku dan budaya di Indonesia menjadi sebuah keuntungan yang tidak dimiliki oleh bangsa lain. Sehingga jika keragaman budaya dapat dikelola dengan baik, melalui pendekatan budaya akan mampu menyelesaikan berbagai macam permasalahan yang ada selama ini.

Salah satu nilai budaya yang perlu ditanamkan dan dipahami oleh seluruh masyarakat Indonesia adalah budi pekerti yang akan membangun karakter bangsa menjadi lebih kuat. Sebab, didalamnya tertanam nilai-nilai adiluhung, seperti saling menghormati, toleransi dan tenggang rasa.

Mantan anggota DPR RI ini pun berharap dalam sarasehan nanti akan dapat merumuskan formula penyelesaian masalah yang datangnya dari kalangan masyarakat paling bawah. Sehingga jika formula tersebut dapat diimplementasikan akan dapat menciptakan harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Hari ini bapak-ibu bertemu, ada banyak aspek dan banyak matriks yang nanti saya berharap bisa dirumuskan,” pungkasnya.

 

Reporter : Kh, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn

Berita Terkait