Kehutanan = Kunci Pembangunan

  • 31 May
  • Prov Jateng
  • No Comments

Semarang – Profesionalisme harus senantiasa dijunjung oleh anggota organisasi. Pasalnya, ┬ápenegakan profesionalisme merupakan salah satu upaya konkret untuk mempertahankan eksistensi organisasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP kepada anggota Persatuan Sarjana Kehutanan Indonesia (Persaki) Provinsi Jawa Tengah pada acara Kuliah Umum Seri Motivasi bertajuk “Masih Perlukah Profesional dalam Diri Kita: Antara Oportunis, Idealis, dan Profesionalitas Rimbawan” di Grasia Hotel, Selasa (30/5).

Sri Puryono mengatakan, meski jumlah anggota Persaki tak banyak, mereka harus serius menyuarakan persoalan kehutanan. Mereka juga mesti benar-benar menguasai kompetensi teknis di bidang kehutanan. Seperti cara menanam dan memelihara bibit pohon jati agar tumbuh menjadi tanaman unggulan, menghitung rotasi, dan sebagainya.

“Kehutanan itu adalah suatu lembaga yang multifungsi dan punya arti penting. Untuk itu, mari kita suarakan peran kehutanan,” imbau Dewan Pembina Persaki Jawa Tengah itu.

Sri Puryono menerangkan, kehutanan adalah kunci dari setiap proses pembangunan. Dia menunjuk salah satu contoh di mana hutan berperan penting dalam mengaktifkan bendungan. Tanpa adanya hutan, tidak ada sumber air yang memadai untuk bendungan tersebut.

“Waktu saya menjadi kepala dinas kehutanan, saya katakan kehutanan adalah kunci dari semua proses pembangunan. Membangun bendungan kalau tidak ada serapan air juga tidak bisa. Air adalah sumber kehidupan. Kalau tanaman, ikan, ternak tidak ada air tidak bisa hidup. Mari ramai-ramai selamatkan hutan,” pesannya.

 

Penulis : Ar, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Berita Terkait