Ganjar Gowes Sambil Berbagi

  • 24 Jun
  • Prov Jateng
  • No Comments

Semarang – Semburat senja makin pekat, Sabtu sore (23/6) itu. Namun, semangat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP dan sang istri Hj Atikoh Ganjar Pranowo untuk mengayuh sepeda tidak luntur. Ditemani komunitas sepeda, mereka beramai-ramai gowes dari rumah dinas Puri Gedeh menuju Yayasan An-Nur Budi Utomo, Pedurungan.

Para pengasuh dan anak-anak panti asuhan tidak sabar menanti kehadiran rombongan orang nomor satu di Jawa Tengah. Senyum sumringah tampak jelas dari wajah para pengasuh dan anak-anak panti asuhan saat rombongan gubernur tiba. Terlebih, ketika Gubernur Ganjar Pranowo menyerahkan bantuan pendidikan sebesar Rp 25 juta dan sembako dari Baznaz Provinsi Jawa Tengah kepada mereka.

“Semoga barokah, manfaat, dan bisa digunakan untuk kemakmuran panti asuhan ini. Mudah-mudahan berikutnya panti asuhan ini bisa memberikan bimbingan, teladan, bisa mengantarkan anak-anak kita menjadi anak-anak dewasa yang bisa mandiri, bisa gotong royong, bersaudara, saling mencintai sesama, saling menghormati pengasuh dan guru-gurunya, dan mencintai bangsa dan negara,” harapnya.

Ganjar bersama rombongan selanjutnya menuju Panti Werdha Usia “Bethany”, Bugangan. Di sana, kehadirannya dan rombongan sudah dinantikan oleh sejumlah lansia. Beberapa di antara mereka ada yang tampak bugar meski salah satu kakinya telah diamputasi.

Opsir Pemimpin Panti Werdha Usia “Bethany” Mayor Banner R Tnu menerangkan, saat ini panti tersebut dihuni oleh 38 lansia. Meski berusia senja dan tidak tinggal bersama keluarga, mereka tetap bersemangat menjalani hidup.

Semangat hidup mereka membuat Ganjar dan sang istri tersentuh. Tanpa ragu, Ganjar dan istri menyuapi beberapa lansia dengan penuh perhatian.

Atos-atos nggih eyang nyeruput kolake,” tutur Ganjar sembari menyuapi pria seorang kakek yang duduk di kursi rodanya.

Mantan anggota DPR RI itu bersyukur, masih ada sebagian orang yang peduli untuk merawat para lansia yang tidak tinggal bersama keluarganya. Baginya dan sang istri, bersepeda saat Ramadan dan singgah di panti asuhan atau panti wreda memiliki kesan mendalam. Karena mereka senantiasa diingatkan untuk saling berbagi dengan sesama yang membutuhkan.

“Saya doakan para pengurus, Opa, Oma di sini semuanya sehat. Kalau bersepeda biasanya nyari keringat kali ini bulan ramadan kita cari pahala. Kita saling berbagi saling membantu. Saya sebagai pemerintah berterima kasih karena teman-teman pengurus bersedia merawat Opa Oma kita. Ini sangat luar biasa,” ujarnya mengapresiasi.

Pada kesempatan itu, Ganjar¬†menyerahkan bantuan dari Baznaz Provinsi Jawa Tengah ¬†berupa sembako, mesin cuci, dan diapers dewasa kepada Panti Werdha Usia “Bethany”.

 

Penulis : Ar, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Berita Terkait