Gandeng Peternak Tradisional

  • 05 Jun
  • bidang ikp
  • No Comments

Batang – Peternakan besar diminta menggandeng peternak tradisional dalam menjalankan usahanya. Tak hanya untuk peningkatan produksi, namun sekaligus bisa mengajarkan teknologi beternak yang lebih modern.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Tengah Drs Heru Sudjatmoko MSi di sela-sela kunjungan ke peternakan sapi yang dikelola PT Kejora Jaya Raya (KJR) Desa Kandeman, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Senin (4/6). Menurutnya, kebersamaan tersebut dapat menguntungkan peternak tradisional mengingat mereka akan mendapat transfer teknologi dan pengetahuan.

“Saya menganjurkan supaya nanti banyak peternak tradisional nanti bisa ikut melihat-lihat di situ, belajar langsung bagaimana memelihara sapi yang baik. Kemudian suatu saat mungkin mereka bisa beli bibitnya, sehingga nanti perusahaan peternakan ini bisa menjadi semacam inti plasma, dan masyarakat sekitar bisa menjadi plasmanya,” katanya.

Dalam kunjungannya bersama Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Drs Rukma Setyabudi, Heru mengatakan peternakan sapi menjadi tantangan dan peluang yang cukup besar. Apalagi, Indonesia saat ini masih diributkan dengan impor daging sapi. Adanya peternakan yang fokus terhadap pembibitan sapi, nantinya akan berkontribusi untuk mencukupi kebutuhan daging sapi yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Sehingga bisa mengurangi impor dan menghemat devisa.

“Kita dukung ini, investor lokal yang berinvestasi di sektor pembibitan sapi ini nanti akan berkontribusi untuk mencukupi kebutuhan daging sapi yang dari tahun ke tahun semakin meningkat. Sehingga impor daging kita bisa dikurangi dan menghemat devisa,” ujarnya.

 

Penulis : Kh, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng

Berita Terkait