Perang Suporter Warnai Pemilihan Raja Ratu Dangdut Diskominfo

  • 16 Aug
  • bidang ikp
  • No Comments

SEMARANG – Halaman Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Tengah, Jumat (16/8/2019) kembali meriah oleh perlombaan dalam rangka Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah dan HUT ke-74 Kemerdekaan RI. Kali ini pemilihan Raja dan Ratu Dangdut Diskominfo 2019.
Sebanyak 12 orang pria dan wanita dari Sekretariat, Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, Informasi dan Komunikasi Publik, Persandian dan Keamanan Informasi, E-Government, serta Statistik menunjukkan penampilan terbaiknya. Dua lagu dinyanyikan masing-masing peserta, yakni lagu wajib Indonesia Pusaka, dan lagu pilihan, yakni Pamer Bojo, Bojo Galak, Syantik, Suket Teki, atau Sayang.
Tak sekadar mengandalkan suara, perlombaan kali itu juga seolah “perang suporter”. Bak kontes menyanyi profesional, suporter pun membawa beragam atribut yang menunjukkan dukungan, seperti poster, maupun spanduk MMT. Belum lagi sorak sorai dan jogetan penonton untuk menarik perhatian juri yakni Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo, dan Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Tengah Sosiawan.
Lihat saja saat penyanyi nomor undian 1, Donna dari Sekretariat tampil. Pendukungnya langsung berdiri sambil membawa poster bertuliskan “Go Don, Goyang Bareng Donna”. Saat membawakan lagu Bojo Galak, suporternya langsung bergoyang, termasuk Sekretaris Diskominfo Ratna Dewajati. Melihat pendukungnya begitu bersemangat, Donna yang tengah hamil lima bulan ikut berjoget.
Kemeriahan semakin menjadi saat Hanny, perwakilan dari Bidang IKP, tampil. Pendukung yang kompak mengenakan kaos merah, membawa spanduk bertuliskan nama penyanyi andalannya. Tak ketinggalan, kecrekan dari botol air mineral yang diisi kerikil.
Lagu Pamer Bojo yang dibawakan semakin meriah saat terjadi sahut-sahutan cwndol dawet pada bagian intro. Di tengah keramaian, muncul pria bersayap peri pink membawa dua gelas cendol dan menyuguhkan kepada dua juri. Sontak para penonton terbahak-bahak, begitupula salah satu juri, Sosiawan. Sosok peri berkumis tersebut adalah staf Bidang IKP Abdullah.
Lain lagi dengan penampilan penyanyi dari Bidang E-Government Wande Tricada. Pria bertubuh tinggi langsing itu memilih lagu Syantik. Meski begitu, dia menampilkan goyangan yang centil bak penyanyi aslinya Siti Badriah, dan diikuti oleh suporternya.
Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Tengah Riena Retnaningrum yang membuka lomba tersebut mengungkapkan, selain lomba dangdut, juga ada penilaian kebersihan ruangan. Lomba-lomba tersebut diselenggarakan untuk mempererat hubungan antarkaryawan maupun pimpinan, sekaligus membawa kebahagiaan. Sebab, bahagia itu sederhana, salah satunya dengan berbagi kegembiraan, berkumpul bersama dan bercengkrama dengan teman-teman.
Ditambahkan, selain kebersamaan, pihaknya juga terus berupaya menyosialisasikan kebijakan pemprov, salah satunya memakai pangan lokal nonterigu untuk suguhan hari itu. Tumpeng berisi nasi gudangan lengkap dengan ingkungnya, sementara kudapannya adalah jajan pasar getuk lopis, dan rebusan ubi, kacang, pisang, kedelai. (Ic/Ul, Diskominfo Jateng)

Berita Terkait