WONOGIRI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui sosialisasi kebencanaan dan peningkatan kapasitas relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Girimarto, Kecamatan Girimarto, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan Desa Girimarto sejak pukul 09.00 WIB itu berfokus pada penguasaan alat komunikasi alternatif. Tim BPBD memberikan pelatihan teknis terkait penggunaan Handy Talky (HT) sebagai sarana vital dalam kondisi darurat.
Penggunaan HT dinilai sangat penting, terutama ketika jaringan seluler terganggu akibat cuaca ekstrem atau bencana alam.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar teori, tetapi juga praktik langsung. Para relawan dari setiap dusun mendapatkan simulasi pelaporan serta pemanggilan operator yang efektif dan efisien,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Wonogiri, Sri Maryati.
Simulasi dilakukan dengan skenario komunikasi antardusun untuk memastikan informasi dari wilayah terdampak dapat tersampaikan dengan cepat ke posko utama. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respons penanganan pada situasi kedaruratan di Desa Girimarto.
Antusiasme peserta tampak tinggi selama sesi berlangsung. Melalui pelatihan ini, Desa Girimarto diharapkan semakin tangguh dan mandiri dalam mitigasi bencana, serta memiliki jejaring komunikasi yang solid antar-relawan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BPBD Kabupaten Wonogiri dalam mewujudkan masyarakat sadar bencana, sejalan dengan semangat “Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan”.
Penulis: Kontributor Kab. Wonogiri
Editor: WH/DiskominfoJtg
