SRAGEN – Pemerintah Kabupaten Sragen memastikan kelayakan fasilitas umum (fasum) di enam kawasan perumahan melalui peninjauan langsung yang dipimpin Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, pada Rabu (31/12/2025). Peninjauan dilakukan di Griya Mukti Mandiri 3, Grand Sultan Sukowati Residence, Raffi Residence, dan The Afzar Village di Kecamatan Sragen, serta Graha Abi Wijaya dan Abi Land Tunjung Residence di Kecamatan Sidoharjo.
Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh sarana dan prasarana perumahan telah memenuhi ketentuan sebelum diserahkan kepada pemerintah daerah. Bupati Sigit menegaskan kewajiban pengembang tidak hanya sebatas pemenuhan fasum secara administratif, tetapi juga menjamin kualitas dan fungsinya berjalan optimal.
Ia menekankan pentingnya perbaikan sanitasi, jalan lingkungan, serta penyediaan ruang terbuka hijau yang memadai agar kawasan perumahan tertata dengan baik dan memberikan kenyamanan bagi para penghuni.
“Hingga kunjungan hari ini, para pengembang pada prinsipnya telah melaksanakan kewajiban penyediaan fasum. Ada beberapa catatan yang kami sampaikan dan sudah disanggupi untuk segera ditindaklanjuti,” ujar Sigit.
Hasil peninjauan menunjukkan keenam perumahan tersebut telah memenuhi ketentuan penyediaan sarana dan prasarana lingkungan dengan persentase di atas 20 persen dari total luas lahan. Raffi Residence mencatat total sarpras sebesar 43,86 persen dari lahan seluas 3.183meter persegi, Graha Abi Wijaya 42,97 persen dari lahan 2.128meter persegi, dan The Afzar Village 43,85 persen dari lahan 3.524meter persegi.
Sementara itu, Griya Mukti Mandiri 3 memiliki total sarpras 49,58 persen dari lahan 5.062meter persegi, Grand Sultan Sukowati Residence 48,40 persen dari lahan 5.223meter persegi, serta Abi Land Tunjung Residence 42,70 persen dari lahan 3.325meter persegi. Seluruh capaian tersebut dinyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Seiring meningkatnya pembangunan perumahan di Kabupaten Sragen, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen, Aris Wahyudi, menyampaikan pengawasan fasum menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas kawasan hunian. Dari target sekitar 2.500 nit perumahan pada tahun ini, realisasi pembangunan tercatat telah melampaui 3.000 unit.
“Tahun depan masih akan ada proyek perumahan baru untuk mendukung program Presiden Prabowo tiga juta rumah. Sragen berkomitmen memastikan setiap pembangunan perumahan memenuhi standar sarana dan prasarana yang ditetapkan,” jelasnya.
Direktur PT Wijaya Abi Perkasa, Anton Dwi Krasianto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati Sragen di ABI Property. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bukti nyata pendampingan pemerintah daerah kepada pengembang dalam menyediakan hunian yang layak, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami mendukung penuh program Bupati Sragen dalam mempercepat pemenuhan dan penyerahan fasum serta fasos agar pengelolaan fasilitas umum dapat dilakukan dengan standar terbaik, memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pengembang, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu penghuni The Afzar Village, Sofiatur Rofiah, mengaku puas dengan kondisi lingkungan perumahan yang ditempatinya. Ia menilai kawasan perumahan bersih, kualitas bangunan baik, serta tidak mengalami genangan banjir.
“Ke depan semoga jalan utama dapat diaspal dan penghijauan taman ditambah agar lingkungan semakin rindang dan sejuk,” tuturnya.
Penulis: Henik/Yuli Diskominfo Sragen
Editor: WH/DiskominfoJtg
