Pemilih Pemula Diimbau Tidak Golput

  • 27 Aug
  • yandip prov jateng
  • No Comments

PURBALINGGA – Pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA) sebagai pemilih pemula, didorong untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024. Caranya, dengan memberikan hak suara mereka, alias tidak golput.

 

 

 

Imbauan tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, pada acara Bupati Mengajar, di SMA Negeri 1 Bukateja, Selasa (27/8/2024).

 

 

 

Menurutnya, satu suara yang diberikan dalam Pilkada 2024, akan sangat menentukan nasib masyarakat Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Purbalingga, selama lima tahun mendatang. Dengan memberikan hak suaranya, para pelajar bisa memberikan masukan dan pemikiran kepada pemerintah, agar direalisasikan.

 

 

 

“Adik-adik ke depan pengin nggak, misalnya pemerintah punya program kuliah gratis. Kalau sekiranya kita masih punya aspirasi yang perlu diperjuangkan, caranya cuma satu, ikut gunakan hak suara kita. Saya nggak pengin pemilih pemula di sini golput. Kita harus datang ke TPS untuk gunakan hak suara kita,” katanya.

 

 

 

Bupati Tiwi juga mengajak para siswa, untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi daerah. Ia menekankan pentingnya memiliki mimpi besar, dan berusaha keras untuk mencapainya. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, asalkan siswa memiliki tekad dan semangat untuk belajar.

 

 

 

“Mulailah mempersiapkan diri dari sekarang, jika kalian ingin menjadi pemimpin di masa depan. Pendidikan adalah modal dasar untuk mencapai hal itu. Masa depan tidak boleh hanya ditunggu, tetapi harus dikejar. Pendidikan akan menentukan masa depan kalian,” tambahnya.

 

 

 

Kepala SMA Negeri 1 Bukateja, Purwito, menjelaskan, di SMA Negeri 1 Bukateja terdapat 1.058 murid, dengan 51 guru dan 20 karyawan. Sebagian murid sudah berusia 17 tahun, sehingga sudah memiliki hak pilih dalam pesta demokrasi Pilkada Serentak.

 

 

 

“Maka murid kami harus cerdas dalam berpolitik, agar jadi pemilih yang baik,” katanya.

 

 

 

Purwito juga melaporkan berbagai prestasi yang telah diraih oleh siswa-siswi SMAN 1 Bukateja pada tahun ini, di antaranya Juara 1 dan Juara 3 dalam Lomba Baca Puisi Piala Bergilir Bupati Purbalingga, serta medali emas dalam kejuaraan pencak silat tingkat Jawa Tengah. Selain itu, sebanyak 34 orang siswanya berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada 2024. Angka tersebut meningkat dari tahun sebelumnya, sebanyak 25 orang.

 

 

 

Sebagai informasi, program Bupati Mengajar juga diisi dengan beberapa kegiatan lainnya, seperti perekaman KTP Elektronik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinpenduk Capil) Purbalingga, penyampaian edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga, serta sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi dan pendidikan pemilih pemula oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga.

 

 

 

 

Penulis: Gn, Prokompim Purbalingga/Dhs, Diskominfo Purbalingga

Editor: Tn/Ul, Diskominfo Jateng

Berita Terkait