
SOLO- Perayaan Imlek 2018 di Kota Surakarta sudah dipastikan tanpa kembang api. Hal itu dilakukan demi menjaga keamanan.
“biar adil, saat malam tahun baru 2018 kemarin enggak pakai kembang api dan petasan, untuk imlek ya enggak perlu pakai kembang api,” jelas Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo.
Menurut Rudy masih banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat terutama warga Tionghoa untuk memeriahkan perayaan Imlek tanpa memakai kembang api.
Selain itu panitia Imlek 2018 Sumartono Hadinoto menanggapi positif larangan penggunaan kembang api tersebut. Namun, meskipun begitu pihaknya belum dapat memutuskan kegiatan apa yang dijadikan sebagai penggantinya.
“..belum tahu. Apa mau diganti gong lagi? Kami belum tahu juga,” ujarnya
