Data Penerima Bantuan Kota Tegal Dapat Diakses di Kelurahan

15 May 2020
yandip prov jateng

TEGAL – Pemerintah Kota Tegal memastikan transparansi data penerima bantuan sosial masyarakat terdampak Covid-19. Data tersebut dapat diakses secara umum di tiap kelurahan.

Transparansi data tersebut dimaksudkan agar masyarakat dapat turut mengawasi pelaksanaan program bantuan. Baik daftar penerima bantuan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maupun dari Pemkot Tegal, yang disebut sebagai Jaring Pengaman Sosial Masyarakat Terdampak Covid-19.

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi, mengatakan bantuan sembako tahap kedua akan dilakukan pada Mei 2020. Sebelumnya tahap pertama bantuan sembako telah dilaksanakan pada pertengahan April lalu.

“Kita buka untuk semua masyarakat, kalau ada yang menurut mereka kurang pas, katakanlah orang kaya atau yang mampu dapat bantuan, mereka boleh komplain kepada kita. Nanti kita akan koreksi bersama,” ungkap Jumadi saat mengecek kesiapan pendistribusian bantuan sembako di Balai Kelurahan Tegalsari, Kecamatan Tegal Barat, Kota Tegal, Kamis (14/5/2020).

Jumadi menyebut, daftar penerima mencantumkan detail mengenai identitas penerima. Mulai dari nama, alamat, dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Ini sesuai anjuran Bapak Gubernur, Pak Wali. Semuanya komplet. Jadi silakan masyarakat melihat langsung. Ini bukti keterbukaan pemerintah kota, untuk memberikan informasi selebar-lebarnya kepada masyarakat. Ini bagian dari keterbukaan informasi publik,” terangnya.

Jumadi merinci, total penerima bantuan JPS bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Tegal sebanyak 61.285 keluarga. Terdiri dari Program Keluarga Harapan-Kemensos sebanyak 6.285 keluarga, Program Sembako-Kemensos sebanyak 9.495, dan Bantuan Sosial Tunai – Kemensos sebanyak 10.473.

Ada juga Program Sembako Covid-19 Kemensos sebanyak 7.229 keluarga, Bantuan Sosial JPS Pemprov Jawa Tengah sebanyak 101 keluarga, Bantuan Sembako Covid-19 Pemkot Tegal sebanyak 23.807 keluarga dan Bantuan Sosial Lansia dari Pemkot Tegal sebanyak 500 keluarga.

“Hampir 61.285 kepala keluarga di Kota Tegal kita bantu. Artinya sudah hampir 60 persen dari total kepala keluarga di Kota Tegal. Insyaallah, mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat tidak mampu yang tidak ter-cover oleh Pemerintah,” paparnya.

Jumadi juga terus mengingatkan agar masyarakat mematuhi kebijakan yang diambil oleh Pemkot. “Jangan lupa pakai masker kalau memang mendesak keluar rumah,” tandasnya.

Penulis : Kontributor Kota Tegal
Editor : Rk, Diskominfo Jateng

Skip to content