BREBES KEMBANGKAN KAWASAN CABAI

  • 11 Aug
  • dev_yandip prov jateng
  • No Comments

?

BREBES-Kabupaten Brebes mengembangkan kawasan cabai hingga 50 hektar untuk memenuhi kebutuhan cabai masyarakat utamanya bagi para ibu rumah tangga. Untuk itu, sebanyak 4 persen dari 50 hektar dikembangkan melalui sisten polybag. Sehingga mampu memberikan solusi terhadap harga cabai yang sering melonjak tinggi di saat-saat tertentu.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Narjo SH saat melaunching gerakan tanam cabai (Gertam Cabai) di Desa Babakan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, beberapa waktu lalu.

Masyarakat, kata Narjo, harus memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing dengan menanam cabai di polybag atau pot. Apalagi, harga cabai yang sering melonjak tinggi di saat-saat tertentu. Dengan demikian bisa membantu untuk menurunkan laju inflasi yang sering terjadi. “Setidaknya, bisa menghemat belanja atau pengeluaran belanja rumah tangga,” ajaknya.

Demi suksesnya program, lanjut Narjo, kepada para petugas atau penyuluh pertanian yang ada di tingkat kecamatan dan desa untuk melakukan pendampingan dan bimbingan. “Mudah-mudahan Kementerian Pertanian tidak hanya memprogramkan Gertam cabai saja, tapi juga sayur dan buah-buahan tertentu yang diperuntukkan di perkarangan rumah tangga yang memungkinkan untuk ditanami,” ujar Narjo.

Narjo Yakin, lewat sentuhan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Dharma Wanita Persatuan program ini bisa sukses.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Ir Budhiarso Dwi Hartono menjelaskan, secara nasional Program Gertam Cabai menargetkan 10 juta pohon di polybag atau pot. Sedangkan untuk Kabupaten Brebes mendapatkan alokasi sebanyak 36 ribu batang (polybag). Dalam Pelaksanaannya, setiap anggota TP PKK, KWT dan Dharma Wanita menerima bibit cabai minimal sebanyak 5 batang/polybag. “Saya berharap, Mereka bisa merawat dengan sungguh-sungguh tanaman yang telah diterimanya,” pesan Budhi.

Gertam Cabai, kata Budhi, guna pengembangan kawasan cabai di pekarangan dalam bentuk polybag maupun pertanaman di lahan pekarangan. Di Kab Brebes mendapatkan alokasi pengembangan kawasan cabai seluas 50 Ha yang terdiri dari 25 Ha cabai besar dan 25 Ha cabai kecil/rawit.  Dari 50 Ha tersebut 4 persen dari luasan itu diperuntukan dalam bentuk bantuan bibit cabai semai dalam polybag, sehingga mendapatkan 36.000 bibit cabai dalam polybag.

Bantuan bibit semai cabai tersebut telah didistribusikan ke 15 kecamatan yang sebelumnya telah mengajukan permohonan bantuan tersebut.

No. Kecamatan Jumlah Penerima
1 Bulakamba 1.500 batang KWT/PKK
2 Jatibarang 1.200 batang KWT/PKK
3 Bumiayu 2.800 batang KWT/PKK
4 Brebes 3.280 batang KWT/PKK
5 Salem 2.100 batang KWT/PKK
6 Tanjung 2.900 batang KWT/PKK
7 Bantarkawung 3.800 batang KWT/PKK
8 Larangan 1.050 batang KWT/PKK
9 Sirampog 1.800 batang KWT/PKK
10 Kersana 2.400 batang KWT/PKK
11 Tonjong 1.800 batang KWT/PKK
12 Losari 3.370 batang KWT/PKK
13 Paguyangan 2.400 batang KWT/PKK
14 Banjarharjo 3.200 batang KWT/PKK
15 Ketanggungan 2.400 batang KWT/PKK

“Dari 36 ribu, diharapkan bisa terus berkembang dan berkembang sehingga masyarakat bisa membiasakan diri bercocok tanam, dipekarangan sendiri,” pungkasnya, (wasdiun)

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn

Berita Terkait