Balai Ternak Menda Ngrembaka jadi Ajang Pemberdayaan Mustahik

08 December 2025
Yandip Jateng Prov (3)

KABUPATEN SEMARANG – Deputi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat meresmikan Balai Ternak Menda Ngrembaka Desa Kesongo, Tuntang, Sabtu (6/12/2025) pagi. Balai ternak ini adalah yang ke-55 di tanah air, dan menjadi program andalan Baznas RI.

Peresmian ditandai dengan penyerahan secara simbolis 285 ekor domba oleh Imdadun kepada Wakil Bupati Semarang Nur Arifah di Dusun Randusari, Desa Kesongo. Selanjutnya, ratusan domba tersebut akan dipelihara oleh kelompok mustahik, dalam beberapa kandang komunal.

Imdadun berharap, balai ternak tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan warga kurang mampu penerima zakat atau mustahik.

“Mereka nantinya bisa sejahtera dan menjadi pembayar zakat atau muzakki,” ujarnya.

Wakil Bupati Semarang Nur Arifah menyampaikan, program balai ternak merupakan bukti nyata dana zakat yang tidak hanya membantu warga kurang mampu dalam jangka pendek, namun mampu mengangkat harkat dan kelas ekonomi para mustahik agar mandiri.

“Tambahan pendampingan teknis, penguatan manajemen, dan bantuan pemasaran, akan menjaga keberlanjutan usaha. Sekaligus memperluas dampak positif usaha bagi masyarakat banyak,” jelas wabup.

Ketua kelompok Balai Ternak Menda Ngrembaka, M Fahrurozi (54) menjelaskan, ada 30 orang yang menjadi anggota. Selain dari Kesongo, mereka ada yang berasal dari Banyubiru, Sumowono, Suruh, dan Bringin.

Disampaikan, ada pembagian tugas mulai dari jaga malam, memastikan kondisi pakan dan kandang terjamin baik, maupun yang menyiapkan pakan. Semua kegiatan pengelolaan terjadwal dengan adil, sehingga anggota yang dari luar Kesongo tidak datang setiap hari ke kandang.

“Kegiatan pengelolaan diatur dan ditetapkan dengan musyawarah anggota,” tuturnya.

Sebagai informasi, program Balai Ternak Baznas RI tersebut didukung Baznas Jateng dan Kabupaten Semarang, serta pihak lain, termasuk Pemdes Kesongo. Total dana bantuan yang diserahkan lebih dari Rp728 juta.

Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskominfo Jateng

Skip to content