Portal Berita
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Anggota PMR Dituntut Andal saat Terjadi Bencana
- 24 Aug
- yandip prov jateng
- No Comments

KUDUS – Anggota Palang Merah Remaja (PMR) Kabupaten Kudus diharapkan dapat menjadi relawan yang andal, saat terjadi bencana.
Hal itu disampaikan Bupati Kudus Hartopo saat membuka pelatihan pembina PMR Mula – Madya – Wira di Kantor PMI kabupaten setempat, Selasa (23/8/2022). Menurutnya, keberadaan PMR sebagai kader generasi Palang Merah Indonesia (PMI) harus dimaksimalkan.
Untuk itu, lanjut bupati, penanaman rasa kemanusiaan dan kesiapsiagaan anggota PMR harus dilakukan sedini mungkin. Sehingga, karakter peduli terhadap sesama bisa terbentuk.
“Setelah pelatihan ini, pembina bisa menanamkan sikap kesiapsiagaan, agar anggota PMR bisa jadi relawan andal,” ungkap bupati.
Pada kesempatan itu, bupati juga meminta, agar ekstrakurikuler usaha kesehatan sekolah (UKS) kembali digalakkan, sehingga siswa mempunyai bekal yang cukup, dalam hal pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).
“UKS harus digalakkan lagi biar siswa punya kompetensi P3K,” terangnya.
Ketua PMI Kabupaten Kudus Rina Budhy Ariani menyampaikan, pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama pembina PMR.
“Adanya pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pembina PMR,” ucapnya.
Pembina PMR, Desi Ratnasari dari SMP NU Al-Ma’ruf Kudus menyampaikan, dirinya sangat antusias mengikuti pelatihan. Menurutnya, selain menambah wawasan, dirinya juga menjadi lebih paham seluk beluk organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan itu.
“Menarik sih, bisa meningkatkan wawasan dalam bidang kemanusiaan,” jelasnya.
Sebagai informasi, pelatihan diikuti oleh 64 orang pembina PMR, di tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat.
Penulis: Kontributor Kab Kudus
Editor: Di, Diskominfo Jateng