243 KADER SIAGA TRANTIB DI BERIKAN BIMBINGAN TEKNIS

  • 14 Feb
  • dev_yandip prov jateng
  • No Comments

Kota Pekalongan Рuntuk meningkatkan Pengetahuan dan Kesiapsiagaan dalam membantu memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, 243 Kader Siaga Trantib (KST) se-Kota Pekalongan  diberikan Bimbingan Teknis, Senin (12/2) di Gedung Diklat Jl Merbabu Pekalongan.

Bimbingan Teknis tersebut di buka oleh Wakil Walikota Pekalongan H M Saelany Mahfudz yang juga di hadiri Kepala Plt Satpol PP Kota Pekalongan Yos Rosidi dan Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Noegroho Rachmadi yang juga ditunjuk sebagai Narasumber.

243 Kader Siaga Trantib tersebut dari  relawan tiap kelurahan yang berjumlah 9 orang.

Wakil Walikota Pekalongan HM Saelany Mahcfudz mengatakan kader Siaga Trantib perlu diberikan bimbingan teknis karena untuk menumbuhkembangkan kesadaran masyarakat akan pentingnya iklim yang kondusif, aman, tenteram dan tertib yang dimulai dari lingkungannya sendiri

” Kader Siaga Trantib membantu melakukan pengawasan terhadap Ketertiban dan Ketentraman serta memberikan informasi apabalia terjadi pelanggaran ” tutur Wakil Walikota

Wakil Walikota melanjutkan kenakalan remaja merupakan permasalahan yang sering muncul di lingkungan masyarakat yang mengganggu Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat ” hal ini perlu ada antisipasi melalui beberapa peningkatan bimbingan teknis Kader Siaga Trantib ” Tambah Saelany

Sementara Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Tengah Sinoeng Noegroho Rachmadi menambahkan Kader Siaga Trantib merupakan respon yang tumbuh dari masyarakat yang peduli dengan ketertiban dan ketentraman sehingga Pemerintah perlu mendorong dan memfasilitasi ” jika KST ini terus kita dorong dan mereka peduli dengan keluarganya kemudian RT nya, bahkan sampai RW maka akan berdampak positif bagi Kota Pekalongan ” Kata Sinoeng saat jeda istirahat Bintek.

Sinoeng berharap apa yang sudah dibangun Pemerintah Kota tersebut terus digalakkan jangan sampai hanya pada event-event tertentu saja

” Jangan sampai ketertiban itu hanya menjadi primadona saat event event tertentu saja seperti Pilkada tetapi setiap hari menjadi kehidupan yang tertib, dan apabila itu terwujud maka akan menjadi keindahan bagi kehidupan kita” Pungkas mantan Kepala Biro Humas Provinsi Jawa Tengah. (Dinkominfo Kota Pekalongan)

Berita Terkait