Selama sepekan ini, seluruh pelajar dan mahasiswa di Jepara menyisihkan uang saku untuk kegiatan sosial. Dikemas dalam kegiatan Pekan Peduli Sosial (PPS), dana yang terhimpun akan dimanfaatkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara untuk beberapa kegiatan sosial dan ekonomi. Pencanangan PPS dilaksanakan Senin (8/10) di 10 lembaga pendidikan.
“Pencanangan di antaranya dilakukan oleh Bapak Bupati di SMK Al Hikmah Mayong, Wakil Bupati di SMA 1 Jepara, Kapolres di SMP 1 Jepara, dan Komandan Kodim di SD N 2 Panggang,” kata Ketua Baznas Kabupaten Jepara, KH. Masun Duri.
Masun Duri mengatakan, PPS adalah agenda tahunan Baznas untuk melatih kepedulian sosial sejak dini. Selama PPS berlangsung dalam durasi sepekan, pelajar menyisihkan uang saku dengan besaran berbeda. Pelajar TK/RA dan SD/MI sebesar Rp 500,- per hari, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA Rp 1.000,- per hari, dan mahasiswa sebesar Rp 2.000,- per hari.
“Dana yang terkumpul, separonya untuk membantu siswa miskin di masing-masing sekolah. Selebihnya disalurkan ke Baznas kabupaten untuk membantu Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak se-Kabupaten Jepara, dan untuk modal usaha kaum dhuafa usia produktif,” katanya.
Dari 277 ribu pelajar dan mahasiswa di Jepara, Baznas menargetkan mampu menghimpun dana sekitar Rp 1,2 miliar. Target ini lebih besar dari capaian PPS tahun lalu yang hampir Rp 900 juta.
Komitmen menyukseskan PPS disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (UPT Disdikpora) Kecamatan Jepara Sudarwanto. Dia menghadirkan seluruh pengawas dan kepala SD se-Kecamatan Jepara dalam pencanangan PPS di SD N 2 Panggang. Demikian juga pengawas dan kepala TK dalam pencanangan di TK Unggulan Terpadu Jepara.
Di SD 2 Panggang, pencanangan dilakulan Dandim Jepara diwakili Kasdim Mayor Inf. Muhammad Nurul Chabibi. Sedangkan anggota Baznas yang hadir adalah KH. Noor Rochman Fauzan.
Selain membacakan sambutan tertulis bupati, Chabibi memotivasi para siswa untuk berani bercita-cita setinggi mungkin. Dia juga berpesan agar para siswa patuh kepada bapak dan ibu guru. (Sulismanto)
08 October 2018
yandip prov jateng
