ASN HARUS NETRAL

07 February 2018
yandip prov jateng

KENDAL – Apel Pagi diawal bulan Februari digelar di halaman Gedung A Setda Kendal,Senin(5/2)pagi, Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kendal yang diwakili oleh Wakil Bupati Kendal Masyrur Masykur, Kepala OPD Pemda Kendal,dan seluruh staff Pemda Kendal.

Bupati Kendal dr Mirna Annisa,M.Si melalui Wakil Bupati Kendal Masyrur Masykur mengatakan, apel ini merupakan sarana penyegaran kembali semangat kerja dalam kebersamaan dan kedisiplinan, guna mewujudkan tata kepemerintahan yang lebih baik, yang menitik beratkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya menghimbau kepada semua jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Kendal, agar menerapkan disiplin dalam segala pekerjaan yang ada dikantor dan dapat terselesaikan dengan baik dan benar. Saya berharap diawal Tahun 2018 ini membawa semangat baru untuk lebih disiplin dan membangun kerjasama yang baik dalam unit kerja,” harapnya.

Lebih lanjut Bupati Mirna menjelaskan, kita semua harus segera menyiapkan diri menyongsong agenda-agenda Pemerintah Daerah yang cukup padat di Tahun 2018 ini, khususnya pelaksanaan kegiatan-kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah. Sudah saatnya Saudara segera fokus pada tugas-tugas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan visi misi pembangunan daerah Kabupaten Kendal.

“Saya berharap, pada awal bulan Pebruari tahun ini, semua kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah untuk segera dijalankan dan dikerjakan. Target kita, diawal tahun ini, semua paket kegiatan yang dikerjakan pihak ketiga, harus segera diproses lelang supaya pekerjaan cepat selesai, dan paling tidak awal Maret sudah mulai dikerjakan,” terangnya.

Sebentar lagi akan ada penyelenggaraan Pilkada Serentak pada bulan Juni 2018, pada tahun ini di daerah kita akan ada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah. Menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut, Bupati Mirna  meminta kepada seluruh jajaran ASN Kendal dan masyarakat Kendal agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan bersama.

“Jangan sampai karena berbeda pilihan di Pilkada Serentak 2018, mengakibatkan antar tetangga menjadi tidak rukun, anak sama orangtua tidak rukun karena beda pilihan. Ini hanya pilihan politik tiap lima tahun. Jangan sampai (Pilkada) mengaduk-aduk emosi warga, yang berujung pada perpecahan. Jangan sampai hanya pilihan politik yang berbeda, hubungan antar saudara menjadi retak, antar tetangga, antar kampung tidak saling bicara. Jangan, jangan teraduk-aduk emosinya gara-gara itu. Pilih pemimpin yang terbaik, beda pilihan nggak papa, tapi yang lebih penting jangan merusak paseduluran (persaudaraan),” ungkapnya.

Di akhir apel Bupati Mirna berpesan pada seluruh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Kendal, netralitas ASN saat pilkada sebuah keharusan dan sangat perlu. Hal ini untuk lebih meningkatkan profesionalitas PNS, dan untuk menjadikan ASN netral tidak terpengaruh dari intervensi politik manapun.

Bupati menegaskan, PNS jangan mengunggah, meng-like ke salah satu pasangan dan sejenisnya atau sebarluaskan atau diviralkan, mungkin ada yang follower-nya banyak seperti dinkes, disdik. PNS dilarang hadiri deklarasi bakal pasangan calon dengan atau tanpa atribut bakal calon. PNS pun dilarang foto bersama, selfie. Termasuk dengan ASN yang pasangannya (istri atau suami) yang menyalonkan pada Pilkada. Gerakan simbol tangan hati-hati juga. PNS dilarang jadi narasumber parpol, dan dilarang terlibat dalam pertemuan partai politik‎. ( Kominfo )

Skip to content