Rawat Semangat Kebersamaan Sampai Kapanpun

  • 10 Jan
  • bidang ikp
  • No Comments

Semarang – Cahaya lilin putih berpendar menerangi suasana temaram Gedung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah, Kamis (10/1). Acara “Perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019” semakin khidmat ketika lagu rohani “Malam Kudus” mulai mengalun.

Pada momentum tahun baru ini, semangat kebersamaan harus senantiasa dirajut oleh segenap elemen masyarakat demi menjamin tegaknya NKRI. Apalagi Indonesia merupakan negeri majemuk dengan suku, ras, agama, dan budaya daerah yang beragam.

“Semangat kebersamaan harus kita rawat sampai kapanpun. Salah satunya dengan sikap saling menghormati, menghargai, dan toleransi antar umat beragama,” ujar Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah Rini Sri Puryono diwakili oleh Pengurus DWP Provinsi Jawa Tengah Atik Yulianto.

Atik berpendapat, relasi dalam kehidupan kebangsaan begitu indah ketika masyarakat dapat memberikan ruang dan kesempatan bagi umat beragama lain untuk menunaikan ibadah sesuai keyakinannya. Namun, tetap menjunjung persatuan dan kesatuan saat mereka berinteraksi sehari-hari.

“Ketika pada wilayah ritual, maka lakum diinukum wa liyadiin, agamamu agamamu agamaku agamaku. Namun ketika berada pada wilayah sosial dan kultural, maka semua bisa saling bergandeng tangan, bersatu padu dan gotong royong, guyub rukun dalam semangat kebersamaan. Indah sekali relasi dalam kehidupan kebangsaan kita ini,” lanjutnya.

Pihaknya berpesan, semangat kebersamaan itu harus terus dijaga. Terlebih, pada tahun ini akan dihelat pesta demokrasi berupa pemilihan umum presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif. Perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar terjadi. Anggota DWP Provinsi Jawa Tengah diminta untuk memberikan teladan bagaimana kedewasaan berpolitik kepada masyarakat.

“Saya minta¬† keluarga besar Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Tengah tetap menjaga kerukunan antar anggota, meskipun memiliki sikap politik yang berbeda-beda. Gunakan hak politik secara bijaksana dengan menjadi pemilih cerdas. Berikan teladan yang baik kepada generasi muda dengan tetap merawat kerukunan, persatuan, dan toleransi agar kehidupan masyarakat Jawa Tengah senantiasa tata titi tentrem kerto raharjo,” pesan Atik.

Dalam momentum perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, DWP Provinsi Jawa Tengah menghimpun dan menyalurkan donasi untuk para korban tsunami Selat Sunda dan gempa di Palu yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP menyambut baik langkah DWP Provinsi Jawa Tengah yang berinisiatif mengumpulkan donasi dan menyalurkannya untuk membantu para korban bencana tsunami Selat Sunda dan gempa di Palu.

“Atas nama pemerintah saya matur nuwun sangat, ini wujud kepedulian terhadap sesama. Kalau terjadi bencana tidak memandang suku, ras agama. Kita harus tetap mengeratkan dan merekatkan NKRI kita,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah ini ingin anggota DWP dapat turut menyosialisasikan penyelenggaraan pesta demokrasi pada tahun ini. Pasalnya, untuk kali pertama pilpres dan pileg dilaksanakan secara serentak.

“Saya minta tolong kepada ibu-ibu dharma wanita untuk membantu menyosialisasilan pilpres dan pileg ini. Persoalan pilihan silakan sesuai hati nurani,” lanjutnya.

Sri Puryono juga berpesan agar para ibu anggota DWP Provinsi Jawa Tengah dapat mengelola keuangan keluarga dengan baik. Jangan sampai suami yang bekerja sebagai PNS tergiur untuk melakukan korupsi hanya karena keinginan mengikuti gaya hidup mewah.

“Ibu-ibu dharma wanita suaminya itu PNS. Gaji biasanya masuk ke rekening ibu-ibu. Ibu-ibu sebagai menteri keuangan di dalam keluarga harus pinter ngecakke. Ora usah neka-neka,” pesannya.

 

Penulis : Ar, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

Foto : Humas Jateng

Berita Terkait