Kolaborasi Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Jateng Gandeng BRI 

01 August 2025
ikp

SEMARANG – Untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan PT BRI .

Direktur Kelembagaan BRI, M Choliq mengatakan, Jawa Tengah dengan sejumlah kawasan industri dan jutaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sangat potensial untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Potensi tersebut harus didorong melalui kolaborasi dan sinergi bersama.

“Tentunya ini harus dibantu dan didorong untuk menarik investor, baik dari luar negeri maupun dalam negeri sendiri,” katanya, usai bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang, Kamis (31/7/2025).

Choliq menyatakan, BRI siap memberikan sistem layanan perbankan, yang bisa mendukung investor dan memudahkan mereka berusaha di Jawa Tengah.

Upaya kolaborasi itu yang dijajaki kembali oleh BRI dengan Pemprov Jateng, termasuk unsur-unsur dalam pemprov, antara lain Bank Jateng dan BUMD. Tidak ketinggalan juga terkait program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi, termasuk program pengentasan kemiskinan yang disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi.

Choliq menjelaskan, BRI merupakan salah satu bank yang memiliki core sangat kuat pada UMKM. Pihaknya memiliki alat dukung berupa BRILink yang sudah berjalan cukup lama. Setidaknya, satu juta lebih agen BRILink yang tersebar di Indonesia, termasuk di Jawa Tengah.

“Itu bisa menjadi pelengkap bagi UMKM untuk mem-boosting usaha UMKM tersebut, termasuk juga pendampingan dari BRI terkait dengan literasi keuangan, juga bagaimana pengelolaan bisnis, dan pembangunan ekosistem UMKM dengan bisnis-bisnis yang lebih besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut baik penjajakan kolaborasi tersebut. Provinsi Jawa Tengah membutuhkan dukungan masif dalam beberapa program prioritas. Di antaranya terkait pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, peningkatan UMKM, hingga kebijakan dari pemerintah pusat, seperti Koperasi Désa/Kelurahan Merah Putih yang di Jawa Tengah sudah 100 persen berbadan hukum.

Menurutnya, BRI menjadi salah satu bank yang memiliki infrastruktur lengkap sampai tingkat desa. Maka, masuknya BRI untuk berkolaborasi dalam program-program pemerintah provinsi, sangat bagus.

“Variabel kemiskinan banyak. Ada pendidikan, kesehatan, dan sarana prasarana, perbaikan rumah tidak layak huni, kebutuhan bahan pokok, dan lainnya. UMKM di Jateng itu ada 4,2 juta, dan itu perlu didorong untuk maju. Koperasi Merah Putih ada 8.523 unit. Tinggal nanti langsung koordinasi dengan dinas-dinas terkait untuk kolaborasi,” jelas dia. (Humas Jateng)*ul

Skip to content