Wujudkan Swasembada Pangan, Karang Taruna Kendal dan STMJ Tanda Tangani MoU

13 February 2026
Yandip Jateng Prov (3)

KENDAL – Untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, Karang Taruna Kabupaten Kendal dan Santri Tani Milenial Jayabinangon (STMJ) menandatangani nota kesepahaman (MoU), tentang peningkatan sumberdaya manusia bidang pertanian.

Bupati Kendal melalui Kepala Dinas Sosial, Muntoha menegaskan, upaya swasembada pangan harus terus ditingkatkan demi kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga menyangkut kedaulatan bangsa. Tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, penyusutan lahan produktif, hingga meningkatnya kebutuhan akibat pertumbuhan penduduk,” ujar Muntoha, pada penandatanganan MoU tersebut, di Gedung Abdi Praja Setda setempat, Kamis (12/2/2026).

Untuk itu, lanjutnya, keterlibatan pemuda menjadi faktor kunci dalam menjawab tantangan tersebut.

“Peran pemuda adalah kunci dan tulang punggung. Pertanian tidak lagi bisa dipandang sebagai sektor tradisional, melainkan sektor yang menjanjikan, inovatif, dan modern,” katanya.

Disampaikan, masa depan Kendal dalam lima hingga 20 tahun mendatang sangat dipengaruhi kontribusi generasi muda saat ini. Melalui MoU tersebut, pihaknya berharap, generasi milenial dan Gen Z terdorong menjadi agripreneur, serta mampu mengadopsi smart farming, teknologi tepat guna, dan digitalisasi pertanian.

“Kaum muda diharapkan tidak hanya mampu mengelola lahan secara modern, tetapi juga mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah tinggi,” tuturnya.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Kendal, Nattaya Kenenza menyampaikan, penandatanganan MoU ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, pemuda harus menjadi subjek pembangunan.

“Pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek dan penggerak utama,” tegas Nattaya.

Sementara itu, pendiri sekaligus Ketua STMJ, Gus Sayidil Mursalin menyatakan komitmennya dalam mencetak regenerasi petani muda.

“STMJ akan fokus pada program pendidikan, pelatihan, dan pendampingan sebagai upaya menciptakan petani milenial yang tangguh dan berdaya saing,” ujar Sayidil.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan lahir generasi petani milenial yang inovatif dan berdaya saing, sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kendal secara berkelanjutan.

Penulis: Diskominfo Kendal/Sandy
Editor: Di, Diskominfo Jateng

Skip to content