PURBALINGGA – Warga Desa Tunjungmuli Kecamatan Karangmoncol kini memiliki akses jalan antardusun yang baru, sebagai hasil dari program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026. Program ini dilaksanakan oleh Kodim 0702/Purbalingga bersama dengan masyarakat setempat, pada 10 Februari hingga 11 Maret 2026.
Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0702/Purbalingga, Bangun Widodo, menyebutkan beberapa sasaran pembangunan fisik dari TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2026, antara lain pembukaan jalan baru sepanjang 600 meter dengan lebar 6 meter sebagai akses antardusun, pembangunan talud (panjang 55 meter tinggi 1,7 meter), rabat beton (panjang 17,5 meter lebar 5 meter), plat beton (panjang 6 meter lebar dan tinggi 1 meter), dua unit gorong-gorong, dan renovasi 2 unit rumah tidak layak huni (RTLH).
Disebutkan, program tersebut dibiayai oleh APBD Provinsi Jateng sebesar Rp279 juta dan APBD Kabupaten Purbalingga Rp220 juta.
Ditambahkan, selain pembangunan fisik ada juga pembangunan nonfisik berupa penyuluhan dengan materi bela negara, wawasan kebangsaan, Kamtibmas, dan lainnya. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.
“Saya harap seluruh hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat, dan apa yang telah kita bangun ini dapat dirawat dengan baik sehingga bisa awet,” pesannya pada acara penutupan program TMMD Sengkuyung Tahap I, di Desa Tunjungmuli Kecamatan Karangmoncol.

Di Banyumas, TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Desa Sawangan Wetan berhasil menyelesaikan pembangunan jalan rabat beton (895 meter x 2,50 meter x 0,15 meter), empat titik talud, 1 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan jambanisasi.
Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengajak warganya untuk menjaga dan merawat infrastruktur yang telah terbangun, agar memiliki masa fungsi yang lama.
Kepala Desa Sawangan Wetan, Kuswanto, menjelaskan, jalan rabat beton yang selesai dibangun adalah akses penghubung antara Desa Sawangan Wetan dan Desa Karang Endep Grumbul Cilako.
“Jadi sepanjang jalan itu merupakan lahan perkebunan dan pertanian. Dengan adanya pembangunan jalan ini maka akan sangat berdampak pada roda perekonomian masyarakat ” ujarnya.


Di Cilacap, pembangunan jalan desa dengan material rabat beton juga selesai dikerjakan oleh aparat TNI dan masyarakat. Jalan tersebut dibangun di Desa Sidamukti, Kecamatan Patimuan, dengan panjang 805 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 0,15 meter. Selain itu, dilakukan pula pengerasan jalan sepanjang 114 meter dengan lebar 3 meter serta pembangunan talud sepanjang 40 meter.
Komandan Kodim 0703/Cilacap, Andi Azis, mengatakan, seluruh pekerjaan fisik selesai 100 persen. Selain itu, terdapat sasaran fisik tambahan berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak empat unit yang bersumber dari dana CSR Baznas, yang juga telah rampung sepenuhnya.
Ditambahkan, sasaran nonfisik juga tercapai, yakni penyediaan layanan pembuatan akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), akta kematian, pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan, pelayanan keluarga berencana, layanan perpustakaan keliling, hingga pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku usaha perorangan.
Bahkan, pihaknya juga menyelenggarakan pelayanan kesehatan hewan, penyuluhan Program Peningkatan Peran Keluarga (P2K2), sosialisasi pengadaan barang dan jasa, sosialisasi budidaya ikan, serta edukasi terkait pencegahan HIV dan tuberkulosis.

Penulis: FH/Kominfo Purbalingga, Fridho Aditama/Kontributor Banyumas, Dn/Kominfo Cilacap
Editor: Tn, Komdigi Jateng
