PURBALINGGA – Jumlah pemilih berkelanjutan yang tercatat di KPU Purbalingga sebanyak 798.905 orang, per triwulan III tahun ini. Persentasenya hampir berimbang antara pemilih laki-laki dengan pemilih perempuan.
Ketua KPU Purbalingga, Zamaahsari, merinci jumlah pemilih laki-laki sebanyak 402.891 orang, sedangkan pemilih perempuan sebanyak 396.014 orang. Mereka berada di 239 desa/kelurahan se-Kabupaten Purbalingga.
Menurutnya, angka tersebut adalah data yang dimutahirkan dari Kementerian Dalam Negeri melalui KPU RI, kemudian diolah dan disandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024.
“Kami juga melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait dan melaksanakan coklit terbatas di enam kecamatan dan turun langsung ke desa-desa. Data ini kemudian kami sandingkan kembali dengan data milik Bawaslu agar validitasnya semakin terjamin,” bebernya pada acara Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2025 di Aula Kantor KPU Purbalingga, Kamis (2/10/25).
Ditambahkan, pihaknya menerima semua masukan untuk divalidasi lebih lanjut.
“Semua masukan akan divalidasi dengan bukti yang valid agar hasilnya benar-benar akurat,” tambah Zamaahsari.
Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2025, Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) dilaksanakan untuk memelihara dan memperbaharui DPT Pemilu dan/atau Pemilihan terakhir secara berkesinambungan. Kegiatan itu merupakan bagian dari persiapan penyusunan DPT Pemilu atau Pemilihan berikutnya, dengan tetap menjamin kerahasiaan data dan menghadirkan informasi pemilih yang komprehensif, akurat, serta mutakhir.

Penulis: Dhs, Kominfo Purbalingga
Editor: Tn, Diskominfo Jateng
