JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak, melalui peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan. Salah satunya, dengan menggelar Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA), di Gedung Jepara Nursing Center (JNC) DPD PPNI setempat, Rabu (8/7/2026).
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Jepara, Ika Mudrikatun menegaskan, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi, antara pemerintah dengan lingkungan pendidikan dalam memberikan perlindungan terbaik bagi anak.
“Melalui pelatihan Konvensi Hak Anak ini, kita ingin membangun kesamaan pemahaman antara pemerintah dan satuan pendidikan, agar mampu berkolaborasi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak,” ujarnya.
Disampaikan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai indikator Kabupaten Layak Anak, pembangunan budaya antikekerasan di lingkungan pendidikan, serta penyusunan rencana tindak lanjut (RTL), agar lahir kader-kader yang mampu menjadi agen perubahan di sekolah maupun masyarakat.
Lebih lanjut, Ika mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama menjaga keamanan, memberikan pendidikan terbaik, dan memastikan setiap hak anak terpenuhi.
“Anak-anak wajib kita lindungi, sekaligus kita cerdaskan. Kami berharap, akan lahir agen-agen perubahan yang mampu menghapus praktik perundungan, kekerasan di sekolah, kekerasan seksual, mencegah anak putus sekolah, hingga menekan angka pernikahan dini yang saat ini masih menjadi perhatian di Kabupaten Jepara,” katanya.
Menurutnya, keberhasilan mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, khususnya lembaga pendidikan sebagai lingkungan terdekat bagi anak.
Melalui pelatihan ini, dirinya berharap, terbangun sinergi yang semakin kuat antarpemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Penguatan kapasitas tersebut juga menjadi bagian dari komitmen daerah untuk mewujudkan Jepara sebagai Kabupaten Layak Anak, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, bermimpi, berkarya, dan meraih cita-citanya tanpa rasa takut terhadap kekerasan maupun diskriminasi.
Penulis: Diskominfo Jepara/MB
Editor: Di, Diskomdigi Jateng


