Purworejo-Menjelang perayaan hari Natal 2018 dan Tahun Baru 2019, Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM bersama Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti SH serta Forkopimda melakukan inspeksi mendadak (sidak) kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) ke sejumlah Agen LPG, gudang kepokmas dan pasar di Kabupaten Purworejo.
“Hari ini kita memantau harga-harga dan kesiapan keburuhan warga masyarakat di beberapa tempat termasuk Pasar Baledono. Kita berharap menjelang natal dan tahun baru semua kebutuhan masyarakat terpenuhi,” kata Bupati usai sidak di Pasar Baledono.
Dari hasil sidak tersebut menunjukkan bahwa harga bahan kepokmas masih stabil, tidak ada kenaikan harga yang signifikan. Bupati menghimbau agar masyarakat tidak perlu panik terkait harga pangan maupun stoknya.
“Harga tidak terlalu menonjol, berbeda dengan ramadahn dan hari raya idul fitri. Kenaikan harga pun tidak siginifikan. Ada juga harga yang turun,” terang Bupati.
Bupati menambahkan, pihaknya pihaknya memastikan bahwa stok pangan cukup menjelang perayaan natal dan tahun baru. Dalam sidak tersebut, bupati menyampaikan bahwa tidak ditemukan adanya penyimpangan. Kasus barang kadaluarsa yang dahulu pernah terjadi, saat ini sudah tidak ditemukan lagi.
Pada kesempatan itu, Bupati juga berkomitmen untuk terus berupaya meramaikan Pasar Baledono. Pemkab telah melakukan berupaya melakukan langkah-langkar, seperti menyediakan moda transportasi angkutan umum melewati kawasan Pasar Baledono.
“Nanti pedagang-pedagang yang liar juga akan kita minta untuk kembali ke sini. Karena pasar ini memang dibuat untuk berjualan, jangan berjualan ditempat-tempat yang tidak diperkenannkan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DINKUKMP) Kabupaten Purworejo Gandi Budi Supriyanto SSos menrangkan, ada beberapa kepokmas yang mengalami sedikit kenaikan. Yakni telur, cabai dan daging sapi.
“Untuk telur naik Rp. 100,-. Cabai sedikit naik mungkin karena faktor alam, tetapi kanaikannya tidak siginifikan. Daging sapi juga menglami sedikit kenaikan. Untuk elpigi, menjelang natal dan tahun baru kita mendapat alokasi tambahan 10 persen dari kuota yang ada,” jelas Gandi.
