OJK Ajak Masyarakat Hati-Hati Berinvestasi

  • 11 Oct
  • yandip prov jateng
  • No Comments

PURBALINGGA, INFO-¬†Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto mengajak kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih lembaga untuk berinvestasi. Hal tersebut disampaikan Rosikho Arliana, pemateri dari OJK Purwokerto saat acara Bimbingan Teknis Akses Keuangan Bagi UMKM Sektor Wisata, Kamis (11/10) di lokasi wisata lembah Asri D’Las Serang Kecamatan Karangreja.

Rosikho mengatakan, masyarakat harus jeli memilih lembaga yang akan menjadi tempat investasi. Menurutnya, banyak masyarakat yang belum teredukasi mengenai ciri lembaga investasi yang aman untuk berinvestasi sehingga masyarakat sering dirugikan atau bahkan di kemudian hari mereka baru tahu lembaga tersebut merupakan investasi bodong.

“Masyarakat hanya tergiur dengan keuntungan besar dan cepat yang ditawarkan oleh lembaga yang menawarkan untuk berinvestasi. Oleh karena itu melalui kegiatan seperti ini masyarakat harus diedukasi tentang ciri lembaga investasi yang kredibel,” kata Rosikho.

Memang, iming-iming keuntungan besar dan singkat adalah salah satu ciri lembaga investasi bodong. Rosikho menjelaskan ciri lain yang diantaranya biasanya lembaga investasi bodong mencatut foto maupun foto pejabat, pemuka agama serta tokoh lain yang belim tentu kebenarannya. Penarikan dana mudah dan cepat juga ditengarai menjadi ciri investasi yang tidak wajar.

“Sebelum berinvestasi harap tinjau ciri-cirinya. Jangan samapai anda sudah menggelontorkan dana yang tidak sedikit tapi ternyata anda tertipu,” imbuhnya.

OJK memang sedang gencar mensosialisasikan tugas pokok dan fungsinya seperti mengawasi lembaga keuangan baik bank maupun non-bank termasuk lembaga investasi. OJK perlu melakukan sosialisasi karena masyarakat masih belum tahu tentang fungsi pengawasan sekarang berada di OJK yang dahulu berada pada Bank Indonesia.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kabag Perkonomian Setda Purbalingga Edhy Suryono yang menyampaikan terima kasih kepada OJK Purwokerto yang ikut berkontribusi mengembangkan ekonomi dengan berbagai kebijakannya. Dirinya berharap, di masa yang akan datang masyarakat Purbalingga mampu berdaya saing secara kuat di bidang ekonomi.

“Kami berterima kasih OJK hadir di masyarakat Desa. Kami menunggu program-program pro-rakyat dari OJK sehingga masyarakat Purbalingga akan kuat secara ekonomi,” ujarnya. (KP-4)

Berita Terkait