WONOSOBO – Jelang Bulan Ramadan, Pemkab Wonosobo mengumpulkan tokoh agama dan tokoh masyarakat. Tujuannya, untuk mengingatkan kepada masyarakat imbauan pemerintah tentang pelaksanaan ibadah di tengah pandemi Covid-19.
Hadir dalam rapat tersebut, organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Rifaiyah, tokoh pemuda, dan pedagang pasar. Kapolres Wonosobo AKBP Fanky Ani Sugiharto dan Dandim 0707 Wonosobo Letkol CZI Wiwid Wahyu Hidayat juga nampak hadir.
Bupati Wonosobo, Eko Purnomo mengungkapkan, jumlah pasien Covid-19 terus bertambah. Oleh karenanya, ia meminta agar semua lini meningkatkan kewaspadaan.
“Mari kita bersama-sama berupaya memaksimalkan peran, dengan menaati aturan-aturan yang diterbitkan pemerintah, agar virus corona segera dapat dituntaskan, sehingga kondisi kembali seperti sedia kala,” tuturnya.
Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Wonosobo One Andang Wardoyo. Menurutnya, kewaspadaan bisa diwujudkan dengan mematuhi imbauan pemerintah.
“Sebagaimana sudah diatur oleh pemerintah pusat, prosesi peribadatan yang melibatkan jemaah di masjid-masjid, diimbau untuk sementara ini tidak dilakukan, dan umat muslim bisa menjalankan ibadah salat di rumah masing-masing,” beber Andang.
Senada dengan pemerintah, imbauan untuk beribadah di rumah saat Bulan Ramadan juga dilakukan oleh MUI Kabupaten Wonosobo. Saat dihubungi terpisah, Sekjen MUI, Thoharatun, meminta masyarakat untuk melakukan ibadah di rumah saja.
“Tarawih di rumah, salat wajib di rumah, tadarus di rumah, semua ibadah di rumah,” jelasnya.
Thoharatun dan jajarannya juga terus menyosialisasikan kepada masyarakat melalui MUI, Dewan Masjid, dan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Gugus Tugas Covid-19 agar tercapai kesamaan pemikiran.
Terkait dengan kondisi keamanan wilayah, Kapolres dan Dandim Wonosobo mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama pada lingkungan sekitar yang sepi, dan kerawanan yang mungkin timbul.
“Penting juga saya tekankan di sini agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi kerawanan yang saat ini mulai terlihat, dengan tidak mengenakan perhiasan atau membawa benda berharga di tengah keramaian,” tegas Kapolres, Fanky Ani Sugiharto.
Penulis : Danang, Diskominfo Kabupaten Wonosobo
Editor : Rk, Diskominfo Jateng
