BATANG – Lebih dari seribu pelari meramaikan gelaran Batang Run 2025. Tak hanya berlari, mereka juga menikmati panorama alam Pantai Sigandu, yang menjadi rute lari tersebut.
Salah satu seorang pelari kategori 5K, Febtri Putra mengungkapkan, berlari di sepanjang Pantai Sigandu memang berbeda karena rute yang dilalui datar dan steril, sehingga nyaman untuk dilintasi.
“Karena rute yang dilewati itu pantai jadi kami tidak terganggu dengan suasana bising. Untuk wisata, saya baru pertama kali ke sini, semoga lain waktu bisa berwisata ke sini lagi,” ujar atlet dari Kota Depok, Jawa Barat tersebut.
Senada, atlet lari kategori 10K, Melly, mengaku nyaman mengikuti lomba tersebut karena rute yang dilalui tidak banyak tanjakan, suasana Pantai Sigandu yang indah pun menambah semangatnya.
“Saya sudah 13 tahun selalu ikut event serupa di berbagai daerah. Semoga event seperti ini bisa diagendakan tiap tahunnya sama Pemkab Batang, biar saya bisa ikut terus,” tandas pelari dari salatiga tersebut.
Bupati Batang M Faiz Kurniawan, menyebutkan, Batang Run 2025 menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan kembali Pantai Sigandu sebagai destinasi wisata unggulan yang nyaman bagi wisatawan.
“Alhamdulillah masyarakat banyak yang ikut, pesertanya lebih dari 1.000 orang. Semoga ke depan bisa kita lanjutkan,” ujarnya, di lokasi acara, Minggu (14/9/2025).
Bahkan, bupati juga turut berlari bersama istrinya dan para peserta lainnya.
Sebagai informasi, Batang Run 2025, terdiri dari dua kategori, yakni 5K dan 10K, dengan peserta yang berasal dari dalam dan luar wilayah Batang.

Penulis: Heri, Kontributor Batang
Editor: Tn, Diskominfo Jateng
