Badeg Khas Lereng Merapi Jadi Primadona di Sambung Rasa Desa Bawukan

09 July 2026
Yandip Prov Jateng (2)

KLATEN – Minuman tradisional Badeg menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan Sambung Rasa yang digelar di Balai Desa Bawukan, Kecamatan Kemalang, Rabu (8/7/2026). Minuman warisan budaya yang dirintis oleh Sri Sukani sejak 1992 itu menjadi salah satu produk UMKM yang ramai diburu pengunjung.
Menghadirkan cita rasa manis alami yang khas, Badeg berbahan dasar nira kelapa tersebut telah bertahan lebih dari tiga dekade. Di tengah maraknya berbagai minuman modern, Badeg tetap menjadi pilihan masyarakat sekaligus bagian dari kekayaan kuliner khas lereng Merapi.
“Badeg itu air nira kelapa yang diambil dari bunga kelapa atau manggar. Air nira kemudian direbus sampai benar-benar mendidih, didiamkan hingga dingin, baru kemudian siap diminum. Rasanya manis alami,” jelas Sri Sukani.
Ia mengatakan, masyarakat yang ingin menikmati minuman tradisional tersebut dapat datang langsung ke kediamannya di Dusun Tegalurung, Desa Bawukan, Kecamatan Kemalang.
Antusiasme pengunjung terlihat sejak kegiatan berlangsung. Banyak warga yang singgah untuk membeli dan mencicipi Badeg, termasuk Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Dalam kesempatan itu, Mas Hamenang mengapresiasi para pelaku UMKM yang terus menjaga dan melestarikan kuliner tradisional daerah.
“Ini namanya Badeg, rasanya manis. Minuman seperti ini sudah jarang ditemui. Bagus, ini harus terus dilestarikan,” ujarnya sambil mencicipi Badeg.
Tak hanya menghadirkan produk UMKM, kegiatan Sambung Rasa juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kembali kekayaan potensi lokal serta mendekatkan berbagai layanan kepada masyarakat secara lebih luas.

Penulis: ttr-kominfo/klt
Editor: WH/DiskomdigiJtg

Skip to content