Ke Ponpes, Jokowi Sisipkan Pesan Kerukunan

 

Wonosobo – Hujan rintik-rintik yang turun di Kabupaten Wonosobo, tidak menghalangi ribuan warga untuk datang ke Pondok Pesantren Al Asy’Ariyah di Kalibeber Wonosobo, Jumat (16/6). Meski untuk menuju lokasi, sebagian besar dari mereka harus melewati jalan tikus yang naik turun serta licin, antusias masyarakat tidak surut.

 

Mereka bersemangat untuk datang lantaran ingin melihat kehadiran Presiden RI Ir H Joko Widodo dari dekat dan menjalankan salat tarawih bersama presiden. Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi meminta agar masyarakat menjaga kerukunan untuk menjaga keutuhan bangsa.

“Masyarakat Indonesia itu beragam. Satu Jawa Tengah saja, bertanya apa kabar, bahasa daerahnya sudah berbeda. Di Banyumas, kepriwe kabare? Di Solo, pripun kabare? Inilah Indonesia yang sangat beragam. Keberagaman itu takdir Allah,” urai mantan Gubernur DKI itu didampingi Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP

Keberagaman yang menjadi anugerah Allah itu, mesti dijaga persatuannya. Baik antarsesama umat muslim yang menjadi agama mayoritas, maupun antarumat beragama.

“Saya ajak agar persaudaraan kita, persatuan kita sebagai bangsa kita jalin sebaik-baiknya. Baik antarsesama umat muslim, ukhuwah islamiyah kita jangan sampai diantara kita saling menyalahkan, menjelekkan, memfitnah, mencemooh, dan mencela. Kita juga mesti menjaga ukhuwah wathoniyah kita sebagai bangsa setanah air,” jelas dia.

Jokowi menandaskan, bangsa Indonesia yang besar ini, harus selalu sienantiasa terjaga keutuhannya, untuk menghargai jasa para pahlawannya.

 

Penulis : Rt, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn