Harga di Jateng Fair Jangan “Ngepruk”

Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar event Jateng Fair 2017 di kompleks PRPP Semarang. Pesta rakyat yang digelar tahunan dan banyak ditunggu oleh masyarakat Jawa Tengah  ini dibuka Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, Jumat (11/8).

Hadir dalam pembukaan tersebut Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti, Sekda Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP, Kepala OPD Pemprov Jawa Tengah, dan beberapa kepala daerah di Jawa Tengah.

Dalam sambutannya, Ganjar mengatakan perhelatan Jateng Fair semakin membaik. Hal itu terlihat dari beragamnya produk yang dipamerkan oleh stand-stand baik dari pemerintah maupun swasta. Namun, dia mengingatkan pedagang agar tidak memasang harga yang terlalu tinggi. Sehingga masyarakat dapat membeli produk yang dipamerkan tersebut. 

“Kita harapkan dagangan yang dijual di sini harganya tidak ‘ngepruk’. Berikan harga-harga promo yang bisa kita dorong,” katanya.

Ganjar juga meminta setiap stand menyediakan kotak saran dan kritik, baik yang manual maupun elektronik. Dengan begitu masyarakat bisa memberikan feedback berupa saran ataupun kritikan. Feedback tersebut akan dapat membantu penyelenggaraan Jateng Fair agar semakin baik dan tambah besar di tahun-tahun mendatang, karena pihak penyelenggara bisa mengetahui apa yang menjadi keinginan masyarakat.

Ditambahkan, Jateng Fair diharapkan tidak hanya mendorong perekonomian masyarakat Jawa Tengah semakin meningkat, namun juga mendorong tumbuhnya pariwisata Jawa Tengah. Mengingat event ini tidak hanya memamerkan produk-produk unggulan UMKM Jawa Tengah namun juga sarana rekreasi bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT PRPP Titah Listiorini mengatakan Jateng Fair 2017 digelar selama 31 hari mulai 11 Agustus hingga 10 September 2017. Pesta rakyat tersebut diikuti 320 stand baik dari pemerintah provinsi, kabupaten/ kota hingga swasta.

Tidak hanya menampilkan produk-produk unggulan Jawa Tengah, pengunjung juga dapat menikmati suguhan lain yang menarik. Di antaranya Dancing Fountain, Light Garden and Lantern, Bunny Park, Pameran Alutsista oleh Kodam IV Diponegoro dan masih banyak lagi. Selain itu, masyarakat juga akan dihibur oleh penampilan artis-artis lokal dan ibukota selama Jateng Fair berlangsung.

“Kalau tahun kemarin Dancing Fountain yang menjadi unggulan, sekarang masih menjadi unggulan tapi ada tambah Bunny Park dan lain-lain. Tapi di tahun ini banyak stand-stand dari perusahaan nasional, sehingga harapannya di tahun depan Jateng Fair ini sudah mulai dilirik oleh swasta,” katanya.

Titah menargetkan Jateng Fair tahun ini akan menarik sekitar satu juta pengunjung dengan capaian nilai transaksi sebesar Rp 200 miliar. Untuk menarik banyak pengunjung pihaknya menyediakan doorprize berupa satu unit mobil, tiga unit sepeda motor serta banyak hadiah lainnya yang akan diundi pada penutupan Jateng Fair nanti.

 

Reporter : Kh, Humas Jateng

Editor : Ul, Diskominfo Jateng

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn