Jumat Pagi, Pesta Rakyat Dibuka

Semarang – Pesta Rakyat sebagai puncak peringatan HUT ke-67 Provinsi Jawa Tengah. Yang berlangsung di Alun-alun Jepara pada 25-27 Agustus mendatang akan dibuka lebih awal. Mulai pukul 08.00 masyarakat dapat menyaksikan beragam kegiatan, mulai dari pameran produk UMKM, parade budaya, hiburan, job fair, dan sebagainya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah Dadang Somantri menjelaskan, semula Pesta Rakyat rencananya dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah pukul 15.30 dimajukan menjadi pukul 07.30. Perubahan jadwal pembukaan kegiatan tersebut mengingat pada hari yang sama, gubernur dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mesti mengikuti Pekan Kerja Nyata Revolusi Mental di Surakarta yang rencananya dibuka oleh Presiden RI Ir Joko Widodo.

“Agar keduanya bisa berjalan beriringan, maka pembukaan Pesta Rakyat dimajukan pada pagi hari. Tapi masyarakat juga diuntungkan karena bisa menyaksikan Pesta Rakyat lebih lama,” beber Dadang.

Ditambahkan, pada pembukaan Pesta Rakyat, juga akan diselenggarakan launching Kartu Jateng Sejahtera untuk 12.765 penyandang penyakit kronis dan disabilitas yang belum terkover bantuan dari APBN, serta grand launching Sadewa Market yang mewadahi penjualan online untuk UMKM di Jateng. Malam hari, akan digelar Parade Seni Jateng yang diikuti 35 kontingen seni budaya se-Jawa Tengah. Beragam tari dan seni akan ditampilkan di sepanjang alun-alun.

Keesokan harinya, yakni 26 Agustus, masyarakat bisa mengikuti Gowes Jelajah Jepara bersama gubernur dan anggota DPRD, baik provinsi maupun kabupaten/ kota. Gowes akan dimulai dari alun-alun menuju Jalan A Yani-Jalan Shima-Jalan Jepara-Bangsri-Perempatan Kedung Chino-menuju Pantai Bandengan-Jalan Tirto Samudro-ke arah Stadion Gelora Bumi Kartini-Jalan Patimura-finish di Alun-alun Jepara.

Sabtu sore, mulai pukul 14.00 juga akan dilangsungkan Dekranada Carnival dengan rute Pendapa Wakil Bupati-Jalan Kartini-panggung kehormatan depan Kantor Bupati-SCJ-Jalan Kartini-finish di Pendapa Wakil Bupati. Selanjutnya digelar Festival Makanan Tradisional Kupat Lepet/ Jajan Pesisir di alun-alun, dan Bumi Kartini Night Run dengan start dari Stadion Gelora Bumi Kartini dan berakhir di Alun-alun.

“Tidak hanya dewasa yang bisa mengikuti Bumi Kartini Night Run, anak-anak pun bisa ikut dengan rute yang lebih pendek, yakni finish di Jalan Diponegoro,” jelas Dadang.

Selain itu, masyarakat bisa pula mengikuti beragam lomba, mulai dari parade drum band TK, lomba menggambar dan mewarnai untuk siswa disabilitas, lomba bernyanyi untuk penyandang disabilitas dan umum, lomba modern dance. Ada pula penjualan sembako murah, penampilan dari Serikat Nelayan Muslim Indonesia (Sernemi), perang obor, dan pentas musik dengan artis kondang Kuntoaji and Friends.

“Pejabat Pemprov Jateng, Pemkab Jepara, dan tokoh masyarakat juga turut ambil bagian dalam pementasan Ketoprak Kontemporer, dengan bintang tamu Gubernur Ganjar Pranowo, Pangdam IV/ Diponegoro, dan Kapolda Jateng. Lakon yang diusung Banjaran Haryo Penangsang,” tutur Dadang.

Hari ketiga, Minggu (27/8), akan dibuka dengan senam pagi dan jalan sehat. Ada pula Festival Jepara thongtek, lomba menggambat dan mewarnai untuk siswa TK dan SD, serta pentas band Shaggy Dog. Malam harinya dilangsungkan penutupan Pesta Rakyat yang ditandai dengan peluncuran kembang api.

“Ayo masyarakat Jepara dan sekitarnya, maupun warga Jateng, datang dan ramaikan Pesta Rakyat karena ini memang diperuntukkan rakyat Jateng,” tandasnya. (Ul, Diskominfo Jateng)

 

Jadwal selengkapnya silakan dilihat di Jadwal Pembukaan Pesta Rakyat 2017 (3)

 

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn