FESTIVAL DOLANAN ANAK LESTARIKAN BUDAYA LOKAL

KARANGANYAR-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mengadakan Festival Dolanan Anak tahun 2017 sebagai upaya melestarikan budaya lokal, khususnya permainan anak di Kabupaten Karanganyar.
 
“Festival Dolanan Anak yang seringa diadakan setiap tahun sebagai upaya pelestarian dan pengembangan berbagai jenis permainan tradisional anal,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Agus Hariyanto.  
 
Festival yang dibuka oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (05/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar diikuti anak didik yang berumur 7-13 tahun, dan berdomisili di Kabupaten Karanganyar.
 
“Peserta dari kelompok atau sekolah yang memiliki kegiatan kesenian, karawitan untuk mewakili masing-masing kecamatan, sehingga peserta ada 17 kelompok,” kata Agus Hariyanto.
 
Dengan adanya Festival ini, Agus menjelaskan semakin banyak anak didik tertarik kesenian tradsional dan mempertahankan dolanan ditengah era modernisasi.
 
“Kami juga ingin mengembangkan nilai-nilai positif yang ada di berbagai permainan tradisional,” katanya.  
 
Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan melalui Festival Dolanan Anak ini mengajak agar bersama-sama mengisi cara berpikir untuk tidak boleh meninggalkan akar budaya bangsa.
 
“Melalui acara ini juga bisa menambah pengetahuan yang pada saatnya menjadi pengalamannya,” kata Bupati.  
 
Selain itu juga menambahkan, anak didik juga menumbuhkan rasa bangga, rasa percaya diri, dan lebih mampu menatap masa depannya.
 
“Kita memfasilitasi anak-anak Indonesia yang mampu dan berpikir untuk menjadi lebih hebat,” katanya.(pd)   
       
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn