ANGKA MIKRO FILARIASIS LEBIH 1%, PEMKOT AKAN LAKUKAN POMP ULANG

KOTA PEKALONGAN- Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan akan melakukan Pemberian Obat Massal Pecegahan (POMP) penyakit kaki gajah atau filariasis ulang kepada 271.220 Jiwa Warga Kota Pekalongan, Hal tersebut dikarenakan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan Kementrian Kesehatan angka mikro filariasis di Kota Pekalongan menunjukkan lebih dari 1 persen.

Hal itu terungkap saat acara Pertemuan Koordinasi Pelaksanaan Pemberiaan Obat Pencegahan Massal (POMP) Filariasis Tingkat Kota Pekalongan, Kamis (13/7) diruang Amarta Setda.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pekalongan Sri Rumininsgih, SE, MSi, Kepala Dinas Kesehatan Slamet Budiyanto M.K.S, M.Kes, sedangkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Arfian Nevi, SKM, DEA Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Slamet Budiyanto, S.K.M, M.Kes mengatakan dengan angka Mikro Filariasis 1 persen tersebut maka  Kota Pekalongan dinyatakan belum berhasil dalam menyelenggarakan POMP. Selain itu juga berpotensi masih adanya penularan filariasis terutama didaerah endemis, sehingga pemkot perlu mengulang kembali POMP filariasis 2 tahun berturut turut pada tahun 2017-2018 ”  Secara umum penyelenggaran POMP 2011-2015 sudah berlangsung baik dimana dilihat dari indikator jumlah penerima obat kaki gajah lebih dari 90 persen. Dan bisa dikatakan berhasil apabila angka mikro filariasis dibawah 1 persen,,” terangnya saat ditemui usai acara.

Namun dari sasaran yang diberi lebih dari 90 persen itu hanya 50 persen yang meminum obat kaki gajah yang berarti pada saat itu belum terjadi pemutusan rantai filariasis dimasyarakat ” Untuk itu rencana indikator tahun 2017-2018 akan kami ubah dari sasaran jumlah penerima obat menjadi sasaran berapa jumlah yang minum obat,” terangnya.

Rencanaya POMP akan dilaksanakan bulan September mendatang dengan sasaran 271.220 jiwa mulai dari umur 2-70 tahun ” Untuk 2-5 tahun dosisnya 1 DEC (tablet 100 mg) 1 Albendazole (tablet 400 mg), untuk 6-14 tahun 2 DEC 1 Albendazole, dan lebih dari 14 tahun 3 DEC 1 Albendazole,” tambahnya.

Sementara itu Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih,SE. M.Si meminta agar Dinas Kesehatan maupun instansi terkait melakukan strategi yang baik agar kepedulian masyarakat tinggi untuk meminum obat kaki gajah ” Saya harap terus lakukan sosialisasi akan akibat yang timbul bila tidak meminum obat , kemudian untuk anak-anak bisa dengan minum bersama disekolahan yang secara langsung di pantau gurunya, dan lain sebagianya,” pungkasnya. (Dinkominfo Kota Pekalongan)

Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterPin on PinterestShare on LinkedIn