Berita Utama

Bangun Jalur Alternatif Dieng

Sen, 17/02/2014 - 07:46 -- humasjtg1

BANJARNEGARA - Percepatan Insfrastruktur di Kabupaten Banjarnegara akan menjadi daya ungkit tersendiri. Terutama, dengan tumbuhnya sektor ekonomi kemasyarakatan.

Hal ini ditegaskan oleh Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH, saat meresmikan Gedung Balai Budaya dan hasil kegiatan pembangunan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (15/2). Menurutnya, dengan diresmikannya Gedung Balai Budaya Kabupaten Banjarnegara, akan berdampak pada kegiatan berkesenian dan budaya bagi masyarakat di wilayah ini.

Jateng Bertekad Ramah Difabel

Sen, 17/02/2014 - 07:38 -- humasjtg1

SURAKARTA - Jawa Tengah bertekad menjadi provinsi yang ramah difabel. Bagaimana pun, para penyandang kebutuhan khusus ini mempunyai hak yang sama untuk menikmati fasilitas yang ada di Jawa Tengah.

Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH, saat menjadi pembicara Seminar Difabel Day, Pendidikan Nondiskriminatif untuk Anak Berkebutuhan Khusus, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Sabtu (15/2). Menurutnya, pendidikan luar biasa yang ada di UNS, dapat menjadi pioner untuk pendidikan penyandang difabel.

Utamakan Pelayanan Sosial

Sab, 15/02/2014 - 21:52 -- humasjtg1

SURAKARTA - Rumah sakit diminta mengedepankan pelayanan sosial kepada masyarakat. Termasuk, Rumah Sakit Mata di Surakarta yang baru saja diresmikan.

Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH, menyampaikan, kesehatan mata menjadi salah satu hal penting di dalam tubuh manusia. Keberadaan Rumah Sakit Mata Solo menjadi terobosan yang penting untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang penanganan kesehatan mata. Namun, kegiatan sosial kepada masyarakat harus dilakukan sebagai wujud rasa peduli terhadap sesama.

Hari Senin, Adi Soemarmo Beroperasi Kembali

Sab, 15/02/2014 - 21:01 -- humasjtg1

SURAKARTA - Bandara Adi Soemarmo hingga Sabtu (15/2), masih belum operasi. Hal tersebut karena abu vulkanik erupsi Gunung Kelud, masih memenuhi bandara internasional itu.

General Manager PT Angkasa Pura 1 Cabang Adi Soemarmo, Abdullah Usman, mengatakan, keberadaan abu vulkanik di kawasan bandara, melumpuhkan aktivitas penerbangan di tempat itu. Saat ini, pihak bandara menunggu kepastian informasi dari BMKG, untuk dapat memastikan kapan bandara bisa dibuka dan dioperasikan.

KA Kalijaga Solo-Semarang Dioperasikan, Ke depan Siapkan Jalur Baru

Sab, 15/02/2014 - 20:15 -- humasjtg1

SURAKARTA - Kereta api Kalijaga jurusan Solo-Semarang (Stasiun Poncol) resmi dioperasikan. Pemberangkatan perdana kereta api tersebut, dikomandoi Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH, di Stasiun Purwosari Surakarta, Sabtu (15/2), pukul 05.00.

Menurut Gubernur, moda transportasi massal seperti kereta api, sangat dibutuhkan masyarakat Jawa Tengah, sebagai alternatif perjalanan darat. Apalagi, dengan semakin padatnya lalu lintas di jalan raya. Khususnya, jalur Semarang-Solo.

Saatnya Instrospeksi Diri

Sab, 15/02/2014 - 20:05 -- humasjtg1

SEMARANG - Sekitar 4000 jamaah dari majelis taklim Mar'ah Solehah memadati Wisma Perdamaian, Jumat (14/2) sore. Para jamaah tersebut antusias mengikuti pengajian bertema Bersyukur dalam Musibah yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH, beserta Hj Atikoh Ganjar Pranowo.

Dalam sambutannya, Gubernur Ganjar Pranowo, mengingatkan seluruh umat muslim untuk selalu bersyukur kepada Allah, sekalipun dalam musibah. Bencana yang terjadi saat ini merupakan bentuk sayangnya Allah kepada hambanya.

Dampak Erupsi Kelud Capai Jateng, BPBD Diminta Bergerak

Jum, 14/02/2014 - 20:39 -- humasjtg1

Dampak erupsi Gunung Kelud di Jawa Timur, turut dirasakan warga Jawa Tengah. Terutama, di wilayah Kota Surakarta. Kabupaten Klaten, Sukoharjo, dan Magelang.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH telah menginstruksikan agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, bersama kabupaten/kota, segera bergerak.

Kaji Efektivitas Sabuk Pantai

Jum, 14/02/2014 - 20:16 -- humasjtg1

Rob yang melanda Kota Semarang dari tahun ke tahun semakin parah. Salah satu faktor terjadinya rob adalah penurunan muka tanah.

Di daerah Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, penurunan tanah per tahun mencapai 13,5 cm. Jika tidak segera diatasi, maka lambat laun Kota Semarang akan semakin di bawah muka air laut.

Saat ini, luas daerah yang dilanda rob sudah mencapai 4.500 hektare, dan mengakibatkan kerugian hingga Rp 2 triliun dalam setahun.

Halaman

Berlangganan RSS - Berita Utama