Berita Utama

Keluar dari Paradigma Kuno

Kam, 27/02/2014 - 07:44 -- humasjtg1

SALATIGA - Humas memegang peran penting bagi sebuah institusi, karena menjadi garda terdepan citra institusi. Bagi institusi pemerintah, humas bahkan harus mampu keluar dari paradigma lama yang kuno. Humas saat ini harus lebih soft, komunikatif, humble, dan menunjukkan data-data yang jernih.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH MIP, pada Rapat Koordinasi Sinkronisasi Bidang Kehumasan se-Jawa Tengah, yang diselenggarakan di Hotel Grand Wahid, Salatiga, Rabu (26/2). Menurutnya, kapasitas humas harus di upgrade untuk memenuhi tuntutan jaman.

Kenalkan Jateng Melalui Sekolah Internasional

Rab, 26/02/2014 - 17:35 -- humasjtg2

SALATIGA - Keberadaan sekolah internasional di Jawa Tengah, diharapkan dapat menjadi tempat pertukaran ide, budaya, serta memberi wacana baru terhadap hubungan antarsiswa. Termasuk, mengenalkan Indonesia dan Jawa Tengah di kancah internasional.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH MIP, saat mengunjungi Mountainview International Christian School, Salatiga, Rabu (26/2). Dia menyambut baik keberadaan sekolah tersebut, karena menjadi tempat belajar siswa dari banyak negara, dengan kurikulum yang tetap mempertimbangkan konten Indonesia.

Jangan Jadi Pemuda Galau dan Genit

Rab, 26/02/2014 - 17:22 -- humasjtg2

Mahasiswa ditantang untuk memberikan kontribusi riil dalam pembangunan. Jangan hanya gemar mencaci maki, namun, produktif, kreatif, dan inovatif.

"Jangan menjadi pemuda galau dan genit. Artinya, pemuda yang gemar mencaci tapi tidak berbuat apa-apa," sorot Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH MIP, saat menjadi pembicara dalam Seminar Kepemudaan, di Kampus Politeknik Negeri Semarang, Rabu (26/2).

Perlu Terobosan Penanganan Kekerasan Anak

Rab, 26/02/2014 - 17:18 -- humasjtg2

SEMARANG - Angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jawa Tengah masih terhitung tinggi. Karenanya, diperlukan terobosan penanganan kekerasan dengan melibatkan partisipasi publik.

Ketua Komisi Perlindungan Korban Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (KPK2BGA), Sri Mulyanah Rahman, mengungkapkan, angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Jawa Tengah, hingga akhir 2012 mencapai 883 orang. Sementara, hingga semester I 2013, korban kekerasan sudah mencapai 1.082 orang, dengan prosentase korban kekerasan anak-anak mencapai 47 persen.

Lahirkan Dewan Pengupahan yang Dipercaya

Rab, 26/02/2014 - 07:27 -- humasjtg2

SEMARANG - Penetapan nominal angka pengupahan yang layak agar bisa dirumuskan dengan teori konsensus. Rumusan, gagasan, sistem pengupahan, harus dibangun agar tercapainya solusi tentang pengupahan yang baik di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo SH MIP, dalam Seminar Pengupahan Disnakertransduk Provinsi Jawa Tengah di Patra Jasa Semarang Convention Hotel, Selasa (24/2). Menurutnya, dewan pengupahan dari tiap Kabupaten Kota harus melakukan negosisasi 'rembukan' untuk menentukan kebutuhan hidup layak(KHL) dari pekerja atau buruh.

Gandeng ‘PLKB Pocokan’

Sel, 25/02/2014 - 14:41 -- humasjtg2

SEMARANG – Ledakan penduduk akibat bonus demografi atau besarnya proporsi penduduk produktif (rentang usia 15-64 tahun), diperkirakan akan berlangsung pada 2020 mendatang. Karenanya, harus ada upaya antisipasi agar pembengkakan jumlah penduduk produktif tidak menjadi beban yang menimbulkan persoalan baru.

Halaman

Berlangganan RSS - Berita Utama